Ribuan Wisatawan Kecewa Harus Antre Masuk Gua Pindul

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang menikmati Gua Pinduk di Gunungkidul luar biasa. Sabtu (16/5/2015), mereka harus mengantre berjam-jam.

Ribuan Wisatawan Kecewa Harus Antre Masuk Gua Pindul
Tribun Jogja/Hari Susmayanti
Ribuan wisatawan antre masuk ke Goa Pindul, Gunungkidul, Sabtu (16/5/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dipadati wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj. Tak terkecuali kawasan wisata Gua Pindul.

Berdasarkan pantauan Tribun Jogja, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan sudah terjadi sejak Kamis (14/5/2015) lalu. Hingga Sabtu ( 16/5/2015), kunjungan wisatawan terus meningkat. Bahkan antrean wisatawan cukup panjang.

Ribuan wisatawan antre masuk ke Gua Pindul (Tribun Jogja/Hari Susmayanti)

Wisatawan yang hendak masuk ke dalam gua harus mengantre beberapa jam. Mereka berkumpul di mulut gua. Saking banyaknya wisatawan, aliran air sungai pun nyaris tidak terlihat. Semuanya menjadi lautan manusia.

Pihak pengelola tak kuasa membendung banyaknya wisatawan yang hendak menikmati keindahan sungai di bawah tanah tersebut. Juni, wisatawan asal Klaten dan keluarganya harus menunggu lebih dari dua jam untuk bisa masuk kedalam gua.

Banyaknya antrean yang mengular di depan mulut gua menyebabkan wisatawan tidak nyaman. "Sekarang parah. Ini sangat mengganggu kenyamanan kami,” kata Juni saat ditemui di depan mulut Gua Pindul.

Selain membuat tidak nyaman, membludaknya jumlah wisatawan yang berada di dalam gua menurut Juni cukup membahayakan keselamatan. Jika terjadi kecelakaan, akan menyulitkan proses evakuasi karena di dalam gua sesak pengunjung.

“Pengelola harusnya bisa mengatur jumlah wisatawan yang masuk, jangan menunggu di depan mulut gua seperti ini. Kalau disuruh menunggu, seharusnya di sekretariat, bukan di depan mulut gua seperti ini,” kesalnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bagas Adiputra. Wisatawan asal Jawa Timur tersebut mengaku dirinya kecewa dengan pelayanan di Kawasan Gua Pindul. Sebab, pihak pengelola tidak bisa mengatur kunjungan wisatawan.

“Sayang, pengelolaanya kurang baik. Kita menjadi tidak nyaman dengan kondisi seperti ini,”ungkapnya.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata pantai, Sabtu (16/5/2015) hingga pukul 15.30 WIB yang masuk melalui pos retribusi utama Pantai Baron, pos retribusi Jalan Lintas Selatan dan pos retribusi Tepus mencapai 14.088 orang.

“Untuk kunjungan wisatawan yang melalui pos utama Baron hari ini mencapai 7918 orang. Kalau kemarin (Jumat) 2988 orang,” kata petugas Pos Retribusi Baron, Dwi Jatmiko.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved