Malam Tahun Baru, Petrus Tewas Ditikam Tetangganya Sendiri

Petrus Sae (63), warga Desa Niti Nusa Tenggara Timur (NTT), meregang nyawa di penghujung tahun 2015

Malam Tahun Baru, Petrus Tewas Ditikam Tetangganya Sendiri
IST

TRIBUNNEWS.COM, SOE - Petrus Sae (63), warga Desa Niti, Kecamatan, Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), meregang nyawa di penghujung tahun 2015 karena ditikam tetangganya sendiri.

Petrus tewas setelah ditikam rekannya saat sedang berpesta minuman keras di rumah pelaku, Absalom Nauf (46), Kamis (31/12/2015).

Saksi mata, Welmince Nauf, kepada sejumlah wartawan mengatakan, awal perselisihan yang berujung maut itu terjadi saat ibunda Welmince meminta tembakau dan sirih pinang kepada Petrus yang merupakan seorang duda.

Petrus yang saat itu sedang mabuk-mabukan sempat mengajak makan perempuan itu di rumahnya.

Absalom Nauf, ayah Welmince yang juga suami ibu itu, cemburu terhadap Petrus. Dia langsung menghunus kelewang dan hendak membunuh istrinya. Petrus sempat melerainya, namun Absalom malam emosi dan langsung menikam Petrus pada kaki kanan hingga tembus.

“Awalnya saya panggil Om Petrus untuk datang makan jagung bose dengan minum laru, terus mama saya minta tembakau ke Om Petrus, kemudian bapak saya tidak terima dan ambil kelewang langsung tikam Om Petrus di bagian kaki,” kata Welmince.

Setelah kejadian, warga setempat langsung melapor ke polisi. Aparat Kepolisian Resor TTS lalu bergerak menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Ketua tim identifikasi Polres TTS, Aiptu Laurens Jehau mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, diketahui korban tewas akibat ditikam dengan kelewang di kaki kanan hingga urat kakinya putus.

Seusai menikam korban, pelaku melarikan diri.

“Tempat kejadian perkara masih asli, tetapi pelaku sudah melarikan diri, dan sesuai hasil olah tempat kejadian perkara, korban menderita luka tusuk di kaki kanan sepanjang 7 sentimeter,” jelasnya.

Laurens mengatakan, saat ini pihaknya sedang memburu pelaku. Sedangkan barang bukti berupa kelewang sudah disita polisi.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden itu. Sementara jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga.(Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help