Aksi Balap Liar, Motor Seharga Rp 30 Juta Ikut Diamankan Polisi

Sebanyak 19 motor dari berbagai merek diamankan Polsek Barombong, dalam aksi balap liar, yang berlangsung di Desa Moncongbalang.

Aksi Balap Liar, Motor Seharga Rp 30 Juta Ikut Diamankan Polisi
Tribun Timur/Wa Ode Nurmin
Sebanyak 19 motor dari berbagai merk diamankan Polsek Barombong, dalam aksi balap liar, yang berlangsung di Desa Moncongbalang, Kecamatan Barombong, Gowa, Selasa (2/2/2016) sore hingga malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin

TRIBUNNEWS.COM, SUNGGUMINASA - Sebanyak 19 motor dari berbagai merek diamankan Polsek Barombong, dalam aksi balap liar, yang berlangsung di Desa Moncongbalang, Kecamatan Barombong, Gowa, Selasa (2/2/2016) sore hingga malam.

13 motor di antaranya adalah motor Kawasaki Ninja R dan R2, yang dibanderol harganya mencapai Rp 30 juta per satu unit.

Sementara lainnya ada Honda Beat, Yamaha Jupiter dan Suzuki Satria Fu.

Kapolsek Barombong, AKP Haerul Amal, saat ditemui di kantornya tadi malam mengatakan, razia balapan liar dilakukan setelah adanya laporan warga yang resah akibat aksi tersebut.

"Memang disana itu track nya lurus, baru kiri kanan sawah jadi biasa digunakan untuk balapan. Tapi karena warga juga sudah resah jadi kita lakukan razia," katanya.

Saat penggerebekan, pembalap yang rata-rata masih remaja ini tidak bisa berkutik. Lantaran diadang dari dua sisi, sehingga tidak ada jalan keluar untuk kabur.

Ketika barang bukti diamankan ke polsek, sempat salah satu orang tua pemilik motor datang komplain karena motor anaknya ikut disita.

Pria yang mengenakan jaket bermotif TNI ini datang bersama istrinya setelah mendengar motor anaknya diamankan. Dia pun sempat mengatakan kalau anaknya tidak ikut balapan setelah mendapat keterangan dari anaknya.

Namun akhirnya setelah diberi penjelasan keduanya pun pulang.

Haerul menambahkan belasan motor itu masih akan diamankan di Mapolsek Barombong sebagai efek jera.

"Kita lihat saja sampai kapan. Karena ini kan untuk kebaikan mereka semua juga. Apalagi semua masih remaja, kalau tabrakan kan mereka juga susah," katanya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help