Pilkada Serentak

Jalanan di Kota Bandung Macet Jelang Pelantikan Kepala Daerah

Kendaraan memadati sejumlah ruas jalan menuju Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2016) pagi.

Jalanan di Kota Bandung Macet Jelang Pelantikan Kepala Daerah
Tribun Jabar/Teuku M Guci Syaifudin
Kendaraan memadati sejumlah ruas jalan menuju Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2016) pagi. Di antaranya Jalan Naripan, Jalan Merdeka, Jalan Braga, Jalan Dalem Kaum, dan Jalan Lengkong. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kendaraan memadati sejumlah ruas jalan menuju Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2016) pagi.

Di antaranya Jalan Naripan, Jalan Merdeka, Jalan Braga, Jalan Dalem Kaum, dan Jalan Lengkong.

Pantauan Tribun Jabar (Tribunnews.com Network), polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas. Ruas Jalan Dalem Kaum menjadi dua arah.

Bagi kendaraan yang ingin mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman dialihkan melalui Jalan Dalem Kaum itu lantaran Jalan Asia Afrika ditutup.

Sedangkan ruas jalan yang ditutup, yakni Jalan Asia Afrika sampai Jalan Alun-alun Timur, Jalan Braga Kecil, dan Jalan Cikapundung Barat.

Polisi melakukan penjagaan dengan sistem pagar betis di mulut jalan. Selain itu terpantau juga mobil baracuda dan water cannon di sejumlah titik.

Pelantikan enam kepala daerah dilakukan di Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika sekitar pukul 09.00.

Penutupan jalan sudah dilakukan sejak pukul 06.30 WIB. Kawasan Asia-Afrika terdapat komplek perkantoran dan gedung bertingkat.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP M Joni mengatakan, pengamanan pelantikan dibuat dengan sistem ring mulai dari yang terdalam sampai yang terluar.

Selain personel polrestabes, sejumlah personel Polda Jabar dan TNI juga ikut membantu pengamanan pelantikan.

"Jadi sistem dan pola pengamanannya menyerupai pelaksaan car free night. Hanya lebih ketat dan sejumlah ruas jalan menuju kawasan Asia-Afrika mulai kami tutup sekitar pukul 06.30 WIB," ujar Joni. (cis)

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help