Makan Seafood Sekitar Rp 200 Ribuan, Presiden Jokowi Tambah Melon dan Semangka

Seberapa banyak Presiden Joko Widodo sekali makan? Udang gala, lobster, kepiting, sate kerang dan ikan trakulu bakar, itulah menu yang ia pesan.

Makan Seafood Sekitar Rp 200 Ribuan, Presiden Jokowi Tambah Melon dan Semangka
Tribun Kaltim/Muhammad Fachri Ramadhani
Presiden Joko Widodo dikerumuni warga di luar restoran Bondy, Jalan Ahmad Yani, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (24/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNNEWS,COM, BALIKPAPAN - Seberapa banyak Presiden Joko Widodo sekali makan? Udang gala, lobster, kepiting, sate kerang dan ikan trakulu bakar, itu sekian menu Presiden Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini tak diragukan kuat mondar-mandir ke sana kemari untuk blusukan, sampai lupa makan. Tapi pada gilirannya ia akan menepi jika sudah harus makan. 

Saat kunjungan ke Balikpapan misalnya, mobil yang ia tumpangi melipir ke sebuah warung seafood di jalan poros Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (24/3/2016).

Setibanya di Restaurant Sea Food Bondy, Presiden Jokowi langsung memesan menu di atas tadi. Segitu banyaknya menu harganya tak mahal, sekitar Rp 200 ribu.

"Kalau ditanya berapa harga makanan Presiden tadi, sebenarnya belum dihitung. Ya sekitar Rp 200 ribuan," ujar William.

"Pak Presiden juga meminta tambahan buah melon dan semangka di tengah-tengah perjamuan. Semua makanan di meja terpantau habis," kata William.

Ia memastikan tak ada perbedaan penyajian menu makanan untuk Presiden Jokowi dengan pengunjung lain pada umumnya. Karena kunjungan Presiden ini, restoran sementara tertutup untuk pengunjung umum sejak pukul 10.00 Wita hingga Presiden tiba dan selesai santap siang.

"Senang dan bangga, ini menjadi kehormatan buat kami," tutur William didampingi istri dan anaknya.

Sehari sebelumnya, Rabu (23/3/2016), ia tak menyangka menerima telepon masuk. Orang di ujung telepon memperkenalkan dirinya sebagai petugas protokoler kepresidenan yang menginformasikan bahwa Presiden Jokowi direncanakan akan santap siang di restoran miliknya.

"Jam 11 malam saya ditelepon, diputuskan makan di sini," kenang dia.

Sejak telepon itu, pasukan pengamanan presiden segera melakukan pengamanan di restoran miliknya, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Tiga chef utama restoran tersebut yang harus memasak makanan kepada presiden, tak lepas dari pantauan Paspampres dan biro Istana Negara.

"Mereka pantau hingga subuh, sampai ke dapur juga diperiksa," urai dia. Begitu ketatnya kepala negara jika ingin makan di luar, semuanya harus terjaga.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help