Alamak, Pengemis di Semarang Ini Memiliki Deposito 140 Juta, 3 Anaknya Kuliah

Panti Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Among Jiwo Semarang mendapati seorang pengemis memiliki deposito Rp 140 juta beberapa waktu lalu.

Alamak, Pengemis di Semarang Ini Memiliki Deposito 140 Juta, 3 Anaknya Kuliah
Catur Waskito Edy/Tribunnews.com
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Tidak semua pengemis merupakan orang tidak berduit. Faktanya pihak Panti Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Among Jiwo Semarang mendapati seorang pengemis memiliki deposito Rp 140 juta beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, dalam tas yang dibawa pengemis tersebut juga ditemukan buku tabungan sebesar Rp 16 juta, tiga BPKB sepeda motor, dan sertifikat tanah seluas 105 meter persegi.

Hal ini disampaikan Kepala UPTD Panti Rehabsos Among Jiwo, M Ridwan, Senin (13/6) malam usai mendampingi Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu meninjau kondisi Among Jiwo.

Ridwan menceritakan perempuan pengemis tersebut merupakan warga Tlogosari Semarang.

Ia terjaring razia Satpol PP saat mengemis dan mengamen di jalan Puspanjolo.

"Ibu ini pura-pura gila, mengemis, dan mengamen. Terjaring razia lalu dibawa ke Among Jiwo."

"Setelah saya geledah tasnya, ternyata dia punya deposito Rp 140 juta, tabungan Rp 16 juta, tiga BPKB sepeda motor, dan sertifikat tanah seluas 105 meter persegi, juga Rp 400 ribu dari hasil setengah hari mengemis," ujarnya.

Lantaran memiliki alamat jelas, pihak Panti kemudian mengembalikan pengemis tersebut ke rumahnya di Tlogosari.

Namun sebelum dilepas pihak Panti memanggil ketiga anaknya untuk membuat pernyataan agar tidak kembali ke jalanan.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help