Lima Remaja Sindikat Perampok Antarkota Diringkus Petugas Avsec Bandara Kuala Namu

Lima orang remaja tanggung sindikat perampok antar kota dibekuk petugas Avian Security (Avsec) Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Lima Remaja Sindikat Perampok Antarkota Diringkus Petugas Avsec Bandara Kuala Namu
Tribun Medan/Array A Argus
Lima tersangka sindikat perampok antar kota yang dibekuk petugas Avsec KNIA dibantu petugas Polres Deliserdang, Selasa (2/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Lima orang remaja tanggung sindikat perampok antar kota dibekuk petugas Avian Security (Avsec) Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) dibantu petugas kepolisian Bripka Dedy Kurniawan.

Kelima tersangka saat ini telah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Deliserdang.

Dari data yang diperoleh Tribun Medan (Tribunnews.com Network) di lapangan, kelima tersangka masing-masing M Ed alias Dn (17) warga Jl Serdang No 31 B, Kelurahan Benteng Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan (kos di Ardisyah Homestay Medan Tembung), Abdul Razak alias Raja (21) warga Desa Bandar Klippa, Gang Setia, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang (Teknisi Sound System).

Is (17) warga Jl Serdang, Gang Padi, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan. Il (17) warga Jl Serdang, Gang Kelambir No 35 D, Kelurahan Benteng Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan dan Suherman alias Herman (19) warga Pasar IX, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

Sebelum diringkus, kelimanya terlihat berada di komplek Bandara KNIA. Mereka membawa dua unit sepeda motor masing-masing Honda Vario merah BK 5490 AFO dan Honda Beat merah BK 3209 AFS.

Karena gerak-geriknya mencurigakan, petugas Avsec lantas meringkus kelima tersangka. Kemudian, kelimanya dibawa ke pos yang ada di KNIA.

"Anggota kami ikut melakukan penangkapan. Saat ini, kelimanya masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Fathir Mustafa, Selasa (2/8/2016).

Menurut Fathir, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini. Penyidik masih mendata dimana saja pelaku ini sudah beraksi.

"Nanti lah kami kabari. Masih kami periksa kelimanya di Polres," kata Fathir lewat sambungan telepon.

Dari data diperoleh Tribun, kelima tersangka ini telah beraksi di Medan dan Deliserdang. Saat beraksi, mereka menggunakan modus memepet dan merampas sepeda motor korbannya. (ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help