Toke Lembu Dibunuh Setelah Selingkuhan Istrinya Murka Tak Bisa Bertemu

Kasus pembunuhan seorang warga Desa Paya Cut, Juli Bireuen bernama Mansuruddin (42) direkontruksi ulang, Rabu (11/01/2017) di halaman Mapolres Bireuen

Toke Lembu Dibunuh Setelah Selingkuhan Istrinya Murka Tak Bisa Bertemu
serambinewstv.com/RezaMunawir
Ilustrasi rekosntruksi kasus. 

Laporan Wartawan Serambinews.com, Yusmandin Idris

TRIBUNNEWS.COM, BIREUN – Kasus pembunuhan seorang warga Desa Paya Cut, Juli Bireuen bernama Mansuruddin (42) direkontruksi ulang, Rabu (11/01/2017) di halaman Mapolres Bireuen.

Diketahui pria yang berprofesi sebagai toke lembu ditemukan tewas di kandang lembu miliknya di belakang rumah, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (08/11/2016).

Rekonstruksi ulang menghadirkan tersangka Suhardi alias Sibet (27), istri korban, empat orang jaksa, penasehat hukum maupun sejumlah saksi lainnya.

Reka ulang pembunuhan tersebut memperagakan 22 adegan.

Mulanya tersangka menelepon istri korban bernama Jumaini Zainal Abidin (saksi) untuk bertemu saat malam kejadian.

Namun Jumaini meminta jangan bertemu karena ada suaminya sedang di belakang rumah.

Korban diperankan Brida M Rizki Andika.

Setelah pembicaraan sekitar 20 menit, tersangka menjadi emosi dan marah dan akan menghabisi korban.

Usai pembicaraan tersebut, tersangka kemudian beranjak ke rumah korban dan mengambil balok di rumah kosong.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help