OKI Pulp & Paper Teken MoU dengan Polda Sumsel Antisipasi Karhutla

Belajar dari pengalaman di tahun 2015, antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun-tahun berikutnya gencar dilakukan.

OKI Pulp & Paper Teken MoU dengan Polda Sumsel Antisipasi Karhutla
ist
Bertempat di Polda Sumsel, penandatanganan MoU ini mengatur tentang pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT. OKI Pulp & Paper Mills beserta perusahaan pemasoknya. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Belajar dari pengalaman di tahun 2015, antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun-tahun berikutnya gencar dilakukan.

Segenap pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat kemanan, masyarakat, hingga para pelaku bisnis bahu-membahu agar petaka karhutla 2015 tak terulang lagi.

Salah satu provinsi yang terkena dampak paling parah pada karhutla 2015 lalu adalah Sumatera Selatan. Untuk itulah, upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah ini terus menerus digalakkan.

Keseriusan antisipasi karhutla di tahun ini ditunjukkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polda Sumsel dengan para pelaku usaha di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perkebunan yang beroperasi di wilayah Sumsel.

Bertempat di Polda Sumsel, penandatanganan MoU ini mengatur tentang pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT. OKI Pulp & Paper Mills beserta perusahaan pemasoknya.

Pihak OKI Pulp & Paper diwakili oleh Suhendra Wiriadinata selaku Direktur PT. OKI Pulp & Paper Mills, sedangkan tujuh perusahaan pemasok diwakili para direktur utama masing-masing perusahaan. Dari pihak Polda diwakili jajaran Polda Sumsel beserta para Kapolres yang bertugas di daerah operasional perusahaan.

“Penanganan dan pencegahan kebakaran hutan membutuhkan sinergi semua pihak. Oleh karena itu, kami menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Sumsel atas penandatanganan MoU ini,” ungkap Suhendra Wiriadinata Direktur APP Sinar Mas.

Dalam MoU ini disebutkan bahwa Polda Sumsel turut berperan aktif dalam berbagai upaya pecegahan dan penanggulangan pada kawasan daerah rawan kebakaran, baik secara kuratif maupun preventif.

Upaya ini termasuk di dalamnya adalah memberikan dukungan pembinaan teknis penyelenggaraan pengamanan, penyelamatan hutan dan lahan HTI serta milik masyarakat sekitar dari penyebab bahaya kebakaran.

Polda Sumsel juga akan membantu melakukan edukasi kepada masyarakat, menempatkan pos-pos pemantau serta melakukan patroli di daerah rawan karhutla.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help