APP Sinar Mas dan GP Ansor Renovasi Masjid di Riau

APP Sinar Mas dan GP Ansor renovasi masjid di Riau. Bantuan itu diapresiasi banyak pihak.

APP Sinar Mas dan GP Ansor Renovasi Masjid di Riau
Ist/Tribunnews.com
APP Sinar Mas bersama Gerakan Pemuda Ansor sepakat bekerja sama untuk merenovasi masjid di Provinsi Riau.Kesepakatan keduanya ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum GP Ansor Yakut Cholil Qoumas dan Direktur PT Indah Kiat Pulp and Paper, Hasanuddin The, yang mewakili APP Sinar Mas, disela acara Apel Kebangsaan GP Ansor di GOR Tribuana, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (30/4/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - APP Sinar Mas bersama Gerakan Pemuda Ansor sepakat bekerja sama untuk merenovasi masjid di Provinsi Riau.Kesepakatan keduanya ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum GP Ansor Yakut Cholil Qoumas dan Direktur PT Indah Kiat Pulp and Paper, Hasanuddin The, yang mewakili APP Sinar Mas, disela acara Apel Kebangsaan GP Ansor di GOR Tribuana, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (30/4/2017).

Selain itu, APP Sinar Mas juga mendonasikan 1.000 mushaf Alquran. Penandatanganan prasasti dan penyerahan donasi tersebut turut disaksikan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Bupati Pelalawan HM Harris, dan ribuan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) GP Ansor.

Yakut Cholil mengatakan sangat mengapresiasi bantuan dari perusahaan industri kehutanan tersebut sebagai bagian dari perjuangan sesuai tema apel kebangsaan, yakni untuk melawan radikalisme dan khilafah.

"Semoga pemberi bantuan mendapat berkah," katanya.Sesuai tema apel kebangsaan, yakni untuk melawan radikalisme dan khilafah. "Semoga pemberi bantuan mendapat berkah," katanya.

Dalam pernyataan resminya, Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, mengatakan perusahaan merasa terpanggil untuk memberikan bantuan karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, yang tentunya memiliki kebutuhan akan jumlah rumah peribatan atau masjid.

Berdasar data Kementerian Agama tahun 2009, jumlah masjid dan mushola mencapai lebih dari 1 juta di Indonesia, hal ini juga yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah masjidterbanyak di dunia.

"Sebagai bagian dari Indonesia, kami ingin memberi manfaat bagi masyarakat di tanah air. Selain bantuan renovasi 12 masjid di Riau, kami juga mendonasikan 1.000 mushaf Alquran dalam upaya memenuhi kebutuhan Alquran di tanah air," katanya.
Suhendra menambahkan, sinergi kami dengan GP Ansor telah berlangsung cukup panjang serta dalam berbagai bentuk dan kegiatan.

Tapi niat yang menjadi landasannya tetap sama, yaitu kepedulian pada masyarakat sekitar.Tahun ini APP Sinar Mas menargetkan kegiatan renovasi dapat direalisasikan untuk 36 masjid yang berada di Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
“Kegiatan renovasi dan pengecetan masjid inibertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat, serta ingin memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kami dalam menjalankan ibadah,” tambah Suhendra.

Untuk kegiatan wakaf Alquran, APP Sinar Mas sejak 2008 sampai dengan tahun 2016 telah mendonasikan lebih dari 500.000 mushaf Alquran di berbagai daerah, baik bagi lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, sosial serta organisasi masyarakat lainnya.

Selain itu, Alquran edisi braille untuk tuna netra, serta bagi kalangan anak-anak melalui buku panduan belajar membaca Al Quran & Juzz Amma, yang dimulai tahun lalu.Alquran yang diwakafkan menggunakan kertas dengan merk Sinar Tech atau yang lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP), jenis kertas yang dikembangkan APP melalui PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Tangerang, guna menjawab kebutuhan umat muslim akan kertas berkualitas, dengan tekstur dan kualitas cetak khusus, yang mampu bertahan hingga 100 tahun dalam keadaan normal, serta diproduksi sesuai dengan kaedah kehalalan.

“Kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan hanya pada sebagian kecil dari jumlah masjid yang ada di provinsi Riau, kami berharap kedepannya dapat terus membantu kegiatan seperti ini, serta dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Suhendra.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help