Manajemen Hotel Tempat Pesta Seks Gay Ikut Diperiksa Polisi

Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya berusaha menguak lebih dalam aksi peseta seks sesama jenis dalam party gay yang digerebek di salah satu hotel

Manajemen Hotel Tempat Pesta Seks Gay Ikut Diperiksa Polisi
Surya
Sebanyak 14 pria gay diamankan di Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (30/4/2017)setelah digrebek ketika pesta seks di sebuah hotel. Lima dari mereka ternyata mengidap HIV/Aids. SURYA/FATKHUL ALAMI 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya berusaha menguak lebih dalam aksi peseta seks sesama jenis dalam party gay yang digerebek di salah satu hotel Jl Diponegoro.

Polisi melakukan pemeriksaan apakah ada keterlibatan manajemen hotel dalam pesta 14 kaum gay.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, penyidik tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap 14 peserta party gay.

Siapa pun yang mengetahui atau ada keterlibatan, maka akan dilakukan pemeriksaan.

"Kami melakukan periksaan manajemen hotel, terlibat atau tidak. Tapi yang jelas, sampai saat ini masih berstatus saksi," sebut Iqbal kepada wartawan di Mapolreabes Surabaya, Kamis (4/5/2017).

Iqbal cukup menyayangkan, lantaran manajemen hotel tempat pesta gay itu mengaku tidak mengetahui adanya party gay yang dilakukan 14 orang.

Seharusnya  manajemen hotel tahu semua tamu yang menginap di hotelnya.

"Tidah hanya mementingkan benefit saja, manajemen hotel harus ikut menjaga Kamtibmas. Kalau sudah ada 15 orang masuk ke satu kamar, patut diduga ada hal-hal yang mengganggu keamanan," katanya.

Orang nomor satu di Mapolretabes Surabaya mengingatkan, semua manajemen hotel di Surabaya harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kejadian party gay di hotel tersebut jangan sampai terjadai di hotel lainnya.

Iwbal meminta, jika mengetahui ada sesuatu yang terindikasi mengganggu ketertiban masyarakat, seharusnya pihak hotel segera bertindak.

Pihak hotel harus lebih awas dan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang terjadi di hotelnya.

"Yang kasus kemarin (partay gay), itu saya yang mimpin penggregegan langsung. Saat itu saya langsung memanggil manager yang bertugas. Dia mengaku tiak tahu, ini tidak boleh," tutur Iqbal.

Seperti diberitakan, 14 orang digerebek saat menggelar party gay, Minggu (30/5/2017) dini hari. Dari 14 orang, delapan orang sudah ditapkan sebegai tersangka.

Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan ke-14 orang tersebut. Hasilnya, lima dari 14 dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS. fat

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help