Kecelakaan Maut di Puncak

Melihat Lebih Dekat Lokasi Kecelakaan Maut di Cipularang

Kecelakan maut yang diduga disebabkan rem blong truk trailer itu mengakibatkan 4 orang tewas dan 27 orang lainnya mengalami luka ringan dan berat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tabrakan beruntun 10 kendaraan terjadi di jalan tol Cipularang, Jawa Barat, pada Kamis (18/5/2017) malam.

Kecelakan maut yang diduga disebabkan rem blong truk trailer itu mengakibatkan 4 orang tewas dan 27 orang lainnya mengalami luka ringan dan berat.

Jumat (19/5/2017) siang dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian.

Tribunnews.com sempat melintasi lokasi kecelakaan maut di jalan yang tak jauh dari jembatan Cisomang tersebut.

Tabrakan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan tersebut terjadi di Jalan Tol Cipularang Km 91.300/B, Kampung Batudatar, Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jabar, pada Kamis, 18 Mei 3017, sekira pukul 19.45 WIB.

Terlihat truk kontainer yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun masih berada di lokasi kejadian.

Terlihat pagar pembatas yang terbuat dari besi memanjang jebol di lokasi paling parah.

Terlihat juga sebuah mobil berwarna biru terjatuh ke lahan kosong di kedalaman sekitar 7 meter, dengan posisi kiring.

Tabrakan beruntun tersebut bermula dari truk trailer B 9769 UIV yang dikemudikan Sutrisno (36) datang dari arah Bandung menuju arah Jakarta.

Saat itu, truk trailer tersebut melaju di jalan lurus nan menurun diduga kendaraan tersebut hilang kendali sehingga mengambil lajur tengah dan langsung menabrak mini bus Luxio D 1315 AAL yang sedang berada di lajur sebelah kanan.

Truk terus melaju dan menabrak kendaraan mini bus Mazda B 1869 BIO dan Isuzu Panther B 1929 WMH dan Honda Freed B 8 FP yang ada di depannya.

Truk terus melajut dan menyeruduk kendaraan yang sedang berhenti mengantre di lajur kiri. Di lajur kiri terdapat mikro bus Elf City Trans D 7905 AM, Toyota Avanza D 1055 NY, Toyota Yaris B 1480 FUC, Xirion B 1875 KZX, dan bus Kencana Jaya F 7580 SD.

Saat kejadian, jalan tol di lokasi kejadian dengan kondisi lurus menurun dan jalan berlapis aspal hotmix kering. Namun, saat itu cuaca cerah dan lokasi kejadian pebukitan jauh dari pemukiman warga.

Korban meninggal dunia:
1. Nurbaeti Simanjuntak, perempun, 30 tahun, guru, beralamat di Jalan Tebet Dalam, Jakarta Timur
2. Pertiwi Handayani, perempuan, 30 tahun, beralamat di Menteng Selatan, Jakarta Selatan
3. Jordan Juan Azir Napiun, laki-laki, 16 tahun, beralamat di perumahan Surya Permata Indah, Bekasi
4. Encuk Supriatna, laki-laki, 36 tahun

Penulis: Yulis Sulistyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help