BREAKING NEWS : Polisi Penembak Kepalanya Sendiri di Kupang Akhirnya Meninggal Dunia

Fransisco menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 15.22 Wita.

BREAKING NEWS : Polisi Penembak Kepalanya Sendiri di Kupang Akhirnya Meninggal Dunia
Pos Kupang/Alfons Nedabang
Anak-anak Fransisko Araujo menangis usai keluar dari ICU RS Bhayangkara Kupang. Aiptu Fransisko Araujo dirawat setelah menembak kepalanya sendiri menggunakan revolver 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Alfons Nedabang

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG -- Nyawa Aiptu Fransisco de Araujo (43), polisi yang bunuh diri dengan menembakan kepalanya dengan senjata api revolver, tidak tertolong.

Fransisco menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 15.22 Wita.

Kabar duka ini disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Cristanto, SH, M.Hum kepada wartawan, Rabu sore setelah keluar dari ruang ICU.

Saat memberi penjelasan Anthon Cristanto didampingi Wakapolres Kupang Kota, Kompol AM Von Bulow.

"Fransisco menghembuskan nafas terakhir pukul 15.22 Wita. Semua kita sayang dia tapi Tuhan lebih menyayanginya," ujar Anthon Cristanto.

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi perhatian. Terima kasih kepada bapak Kapolda NTT," ucap Anthon Cristanto.

Jenazah Fransisco Araujo masih di ruang ICU RS Bhayangkara. Rencananya akan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Oebobo.

Fransisco meninggalkan seorang istri, Martina de Araujo (38) beserta tiga anak, Mebiana (18), Putri (13) dan Fadli (9).

Aiptu Fransisko de Araujo dengan NRP 74110545 menduduki jabatan Pejabat Sementara Kanit Pengamanan Objek Vital (Pamovit) Polres Kupang Kota.

Aiptu Fransico dirawat setelah diduga mencoba bunuh diri dengan menembakan senjata api jenis revolver ke kepalanya.

Ia sempat dilarikan ke RS Bhayangka untuk mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help