Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Saat Antar Ibunya Belanja

Terduga teroris itu berinisial S. Ia selama ini tinggal di Tegal. Baru tiga hari ini, pulang kampung ke rumah orangtuanya.

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNG KIDUL - Densus 88 mengamankan seorang warga berinisial S (33) di Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (6/6/2017).

Penangkapan dilakukan karena S diduga terkait kegiatan terorisme. Kakak kandung S, Eko Budihariyanto, membenarkan adanya penangkapan terhadap adiknya.

S ditangkap saat tengah mengantar ibunya berbelanja di pasar. 

Eko bercerita tim Densus 88 juga menggeledah rumah orangtuanya di RT04/10 Padukuhan Jeruk, Desa Kepek, Wonosari, Gunung Kidul. Istri, tiga anak, dan seorang saudara S, ikut dibawa petugas.

Tak lama, ketiga anak S dipulangkan. Sementara sang istri, yang sebelumnya dibawa ke Polres Gunung Kidul juga dikembalikan ke rumah.

"S sudah dibawa oleh tim Densus. Kami hanya diberi tahu, jika S terkait terorisme. Bom apa, entah," ujar Eko.

Dalam penggeledahan di rumah orangtua S, menurut Eko, tim Densus 88 tak membawa satu barang pun.

Eko menjelaskan, S memang merupakan warga asli Padukuhan Jeruk, Desa Kepek, Wonosari, Gunung Kidul. Namun, S telah tinggal di Tegal, Jawa Tengah selama sembilan tahun lamanya.

S sendiri berprofesi sebagai pengajar di salah satu tempat kursus musik di Tegal.

"S lama tinggal di Tegal, di sana dia menikah dengan istrinya dan menetap di sana. Dari pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak," ujar Eko.

Baru tiga hari lalu, S beserta istri dan ketiga anaknya, pulang ke rumah orangtuanya di Gunung Kidul.

"Tidak ada kecurigaan, tidak ada hal yang aneh-aneh. Komunikasi dengan keluarga pun baik. Saya pun terkejut ketika S dibawa oleh polisi," ujarnya.

Eko pun berharap segera ada kejelasan akan status dan keberadaan dari adiknya. Selama ini dia menganggap S sebagai anak yang baik dan tidak berperilaku melanggar hukum.

"Kami mohon kejelasan dari pihak kepolisian bagaimana status dan keberadaan adik saya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Humas Polres Gunung Kidul, Iptu Ngadino mengatakan, S berada di Mako Brimob Polda DIY di Baciro, Yogyakarta. Kasus ini pun ditangani oleh Polda DIY.(*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help