Gerindra Perlu Terjunkan Kader Terbaik di Pilkada Jateng

Yang harus menjadi fokus saat ini lanjut Siti, adalah bagaimana meningkatkan popularitasnya sebagai calon kepala daerah.

Gerindra Perlu Terjunkan Kader Terbaik di Pilkada Jateng
youtube
Siti Zuhro 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengamat senior Pusat Penelitian Politik – LIPI, Siti Zuhro angkat pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 mendatang. Ia menyatakan perlu ada kader terbaik untuk mengisi kandidat Jawa Tengah.

"Jawa Tengah merupakan lumbung suara PDIP, Gerindra harus siapkan tokoh-tokoh atau kader terbaiknya saya ambil contoh Ahmad Muzani Sekjen Gerindra bisa diturunkan di Jawa Tengah merupakan anggota dewan. Cuma sekarang dia akan bertarung bukan sebagai anggota dewan melainkan sebagai calon kepala daerah,” ujar Siti ketika kepada media.

Yang harus menjadi fokus saat ini lanjut Siti, adalah bagaimana meningkatkan popularitasnya sebagai calon kepala daerah.

“Lihat seberapa besar keinginan masyarakat lokal Jawa Tengah untuk memiliki pemimpin baru. Jika ada keinginan besar, tentu ini akan jadi peluang besar bagi penantang seperti yang terjadi di Jakarta pada saat Pilkada DKI beberapa waktu lalu,” imbuh Siti.

Hanya saja, lanjut Siti, berbeda dengan iklim politik di Jakarta, Jawa Tengah selama ini selalu “dikuasai” oleh PDIP bahkan banyak beredar anggapan bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi dengan basis masa PDIP terbesar yang dapat mempengaruhi perhitungan parpol lain.

“Agak berbeda dengan Jawa Tengah, dari waktu ke waktu selalu dimiliki PDIP sementara Jakarta itu bisa “biru”, “kuning,” dan “merah” , kata Siti menyebutkan simbol- simbol parpol berdasarkan warna.

Karena selalu didominasi oleh PDIP, Siti melihat pertarungan ini akan cukup berat bagi penantang. Untuk itu para rival dari partai lain seperti Gerindra, harus menurunkan kader terbaik yang memiliki peluang besar untuk menang.

“Memang ini akan jadi tantangan berat bagi penantang di Jawa Tengah karena kelihatannya petahana akan kembali maju, “ kata Siti.

Kendati demikian, Siti menilai bahwa suasana Pilgub Jateng 2018 masih penuh dinamika. Akan ada banyak nama- nama baru bermunculan yang jelas dirinya yakin bahwa akan ada lebih dari dua pasangan calon yang muncul dalam kontesasi ini.

“Suasana masih “cair”, masih agak jauh panggang daripada api karena ini kan baru istilah kata seperti di DKI dulu menjelang Pilkada muncul banyak nama, dan akan mengerucut dengan sendirinya nanti. Tapi yang jelas bisa ada lebih dari dua pasangan calon,” pungkasnya.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help