Pilkada Jawa Barat

Pilgub Jabar, Gerindra Nyatakan Perlu Kombinasi Kepemimpinan yang Tepat

Anggawira menegaskan koalisi Gerindra- PKS dalam mengusung calon untuk Pilkada Jawa Barat harus dipikirkan secara matang.

Pilgub Jabar, Gerindra Nyatakan Perlu Kombinasi Kepemimpinan yang Tepat
Istimewa
Anggawira 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Anggawira menegaskan koalisi Gerindra- PKS dalam mengusung calon untuk Pilkada Jawa Barat harus dipikirkan secara matang.

Hal ini menyusul pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman yang menyatakan PKS akan mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaiku pada Pilgub Jawa Barat 2018.

“Koalisi antara Gerindra- PKS dalam mengusung calon dalam Pilkada Jawa Barat harus dipikirkan secara matang dan komperhensif. Karena, koalisi ini bukan hanya berlangsung dalam konteks pengusungan Gubernur tapi juga dalam konteks Bupati dan Walikota se Jawa Barat," Anggawira ketika dihubungi, Senin, (24/7/2017).

Pria yang menyatakan akan maju dalam pemilihan Walikota Bekasi ini mengaku menghargai langkah PKS dalam mengusung kandidat terebut. Hanya saja, dikatakannya Gerindra juga sudah memiliki nama calon kandidat yang sudah digodok dan memiliki kompetensi dan berpeluang menang.

“Konteks duet Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu, kita apresiasi sebagai langkah konsolidasi internal dari kubu PKS. Namun dalam hal ini Gerindra juga sudah memiliki nama calon yang diperoleh melalui Rapimda yaitu Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Kang Mulyadi dan beberapa nama yang DPP juga sempat sampaikan,” ujar Anggawira.

Lebih lanjut Anggawira menyampaikan bahwa untuk membangun Jawa Barat dibutuhkan kombinasi kepemimpinan yang tepat untuk mewujudkan terobosan yang paling progresif dan efektif baik dari segi ekonomi, usaha, infrastruktur, dan lain sebagainya.

“Tentunya, beberapa nama tersebut harus disimulasikan kepada para pemilih karena untuk membangun Jabar perlu kombinasi kepemimpinan karena persoalan di Jabar khususnya ekonomi, pembangunan infrastruktur perlu dicarikan terobosan yang paling progresif dan efektif,” jelas Anggawira.

Seperti diwartakan sebelumnya Presiden PKS, Sohibul Iman memastikan mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaiku meskipun belum ada deklarasi secara resmi. Menurut Sohibul, pengusungan dua kandidat tersebut sudah mengerucut.

Dan tinggal menunggu diresmikan sebagai pasangan calon. "Tinggal menunggu gong-nya saja. kami berharap penetapan pasangan ini tidak last minute. Kita tunggu saja," kata Sohibul.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help