Pilgub Jawa Timur

Gerindra Menyambut dengan Senang Dukungan Gus Sholah ke Khofifah

KH Sholahudin Wahid mendukung Bakal Calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Gerindra Menyambut dengan Senang Dukungan Gus Sholah ke Khofifah
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Pertemuan DPD Gerindra Jatim dengan Gus Sholah akhir Juni lalu di Pesantren Tebu Ireng, Jombang. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh KH Sholahudin Wahid kepada Bakal Calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad, ikwal rencana dukungan tersebut memang telah dijelaskan oleh kiai yang biasa dipanggil Gus Sholah tersebut sejak jauh hari.

"Sejak awal, Gus Sholah memang mendukung Ibu Khofifah. Namun, belum terang-terangan," kata Anwar kepada Surya.co.id, Minggu (6/8/2017).

Anwar mengetahui perihal dukungan tersebut sejak pengurus Gerindra Jatim menemui pengasuh pondok pesantren Tebu Ireng, Jombang, pada akhir Juni lalu.

Pada pertemuan ini, Gus Sholah juga merekomendasikan Gerindra untuk mendukung perempuan yang kini menjabat Menteri Sosial RI ini.

"Waktu pertemuan di Jombang, beliau juga mengatakan hal yang sama. Jadi, bagi kami, dukungan ini sebenarnya bukan sebuah kejutan," lanjut politisi asal Pasuruan ini.

Menurutnya, manuver politik berupa pemberian dukungan yang diberikan oleh tokoh Nahdlatul Ulama ini menunjukkan bahwa ada keinginan masyarakat untuk mengusung figur pemimpin baru yang memiliki sikap visioner dan target jangka panjang.

"Beliau dalam komunikasi politik tersebut menjelaskan bahwa Khofifah memiliki kecerdasan dalam membuat program pro rakyat. Lebih memiliki komitmen dan jauh dari kesan pragmatis," kata Anwar.

Lantas, dengan dukungan ini, apakah Khofifah benar akan segera melakukan pengunduran diri dari jabatan Menteri dan segera fokus dalam pencalonan gubernur?

Anwar tak memberikan jaminan.

"Sebenarnya, di Jatim ini sudah tersedia semuanya (dukungan). Ibaratnya, sudah ada yang menyiapkan nasi, sayur, lauknya, lengkap. Tinggal makan saja," kata anggota Komisi C DPRD Jatim ini.

"Namun, apalah hal tersebut akan segera di makan? Belum pasti. Sehingga, makanan yang tersedia ini seharusnya segera dimakan. Agar tak basi, atau bahkan diambil orang lain," jelas Anwar dengan diplomatis.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help