Pria Bertato Tewas Masuk Kubungan Lumpur Usai Ditabrak Kereta Api Bima

Seorang pria tanpa identitas tewas disambar KA Bima di perlintasan kereta api Jl A Yani Surabaya depan RSAL Dr Ramelan.

Pria Bertato Tewas Masuk Kubungan Lumpur Usai Ditabrak Kereta Api Bima
Surya/Fatkul Alamy
Korban dievakuasi setelah tertabrak KA Bima di lintasan Jl A Yani Surabaya, Minggu (13/7/2017). SURYA/FATKUL ALAMY 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Seorang pria tanpa identitas tewas disambar KA Bima di perlintasan kereta api Jl A Yani Surabaya depan RSAL Dr Ramelan, Minggu (13/8/2017) pagi.

Keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian, pria tanpa identitas tewas mengenaskan setelah disambar KA Bima yang melaju dari arah utara ke selatan, Minggu (13/8/2017) pukul 06.00 WIB.

Saat itu lintasan sudah tertutup, tapi korban nekat menyeberang dari timur ke barat.

Dari arah utara muncul KA Bima dan langsung menyambar korban. Korban masuk kubangan lumpur dan ditemukan sudah tewas.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan hendak dievakuasi, korban diketahui mengenakan kaos atas dan celana pendek warna hitam dan tangan kanan ada tato lingkaran bunga.

Baca: Sang Marinir Tembak Istri Kades dari Jarak 2 Meter Usai Pipis di Hutan

"Korban diperkirakan berusia 50 tahun, saat ditemukan jenazah korban terjebak dalam lumpur dan belum bisa dikenali," kata Kompol Agus Bahari, Kapolsek Wonokromo, Minggu (13/8/2017).

Selain ciri tersebut, di dagu kanan tubuh korban ada tahi lalat, tinggi badan 155 cm dan berat 60 kg serta kulit sawo matang. Kemudian rambut hitam lurus.

Kini jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Dr Soetomo Surabaya guna dilakukan pemeriksaan fisik dan visum.

"Kami masih mencari identitas korban, karena di tubuh korban tidak ada identitas yang ditemukan," kata Agus Bahari. (fat)

Penulis: Fatkul Alamy
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help