Warga Pagaralam juga Rasakan Gempa, Peserta Gerak Jalan Sempat Heboh

Gempa bumi berkekuatan 6,6 SR yang berpusat di Provinsi Bengkulu juga terasa di Kota Pagaralam.

Warga Pagaralam juga Rasakan Gempa, Peserta Gerak Jalan Sempat Heboh
bmkg
Gempa bumi berkekuatan 6,6 SR yang berpusat di Provinsi Bengkulu juga terasa di Kota Pagaralam. 

TRIBUNNEWS.COM, PAGARALAM - Gempa bumi berkekuatan 6,6 SR yang berpusat di Provinsi Bengkulu juga terasa di Kota Pagaralam.

Gempa yang cukup kuat terasa di Pagaralam tersebut sempat membuat heboh para peserta lomba gerak jalan yang sedang berbaris di jalan.

Meskipun tidak sampai berlarian meninggalkan barisan.

Namun ada beberapa peserta yang dengan spontan hendak meninggalkan barisan saat gempa terjadi sekitar pukul 10.08 WIB tadi.

Namun karena gempa tidak terjadi lama, suasana lomba gerak jalan kembali berjalan.

Informasi yang dihimpun Sriwijaya Post, Minggu (13/8/2017) dari situs resmi Badan Meteorologi dan Geofisika, gempa berskala 6,6 skala Richter ini terjadi pada kedalaman 10 kilometer, dan berlokasi di 3.75 Lintang Selatan dan 101.56 Bujur Timur.

Baca: Minta Temannya Ambil Mobil di Rest Area Awal Tertangkapnya Marinir Pembunuh Luluk

Meski tidak berpotensi tsunami, gempa yang terjadi pada Minggu (13/8/2017) pagi ini dilaporkan terasa getarannya di daerah Lubuk Linggau dan Kota Pagaralam.

Tidak hanya itu gempa ini juga terasa di Padang, Kepahyang, Bengkulu Utara, Kerinci, Bengkulu Selatan, Liwa sampai ke Solok Selatan.

Salah satu peserta lomba gerak jalan, Heni mengatakan, meskipun sedang berada di luar rumah gempa yang terjadi sangat terasa.

Bahkan tiang listrik saja terlihat bergoyang.

"Terasa sekali pak, meskipun saat gempa tadi kami sedang berjalan karena sedang ikut lomba gerak jalan. Bahkan para peserta dan penonton d itepi jalan sempat heboh," ujarnya.

Sementara itu Ketua Pos Pemantau GAD Kota Pagaralam, Mulyadi mengatakan, gempa yang terjadi di Bengkulu juga terekam alat Siesmograf.

Berdasarkan alat Siesmograf gempa tercatat di MMI III (Tiga).

"Gempa juga terasa dan terekam alat Siesmograf dengan besaran III (tiga) MMI. Namun gempa tadi tidak mempengaruhi kondisi Gunung Api Dempo," jelasnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help