Tak Terima Dilarang Jual Rumah, Pria Ini Aniaya Mantan Istri Hingga Pingsan

Di sekujur tubuh korban penuh luka lebam dan memar akibat pukulan serta tendangan kaki pelaku

Tak Terima Dilarang Jual Rumah, Pria Ini Aniaya Mantan Istri Hingga Pingsan
tcooklaw.com ilustrasi
Ilustrasi diborgol 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO  – Lantaran menganiaya istrinya sendiri, SK alias Pentol (44), warga Desa Pilang, Wonoayu, Sidoarjo, dijebloskan ke jeruji oleh unit Sat Reskrim Polsek Tulangan Polres Sidoarjo, Kamis (17/8/2017).

Ia menjadi tersangka penganiayaab mantan istrinya, Siti Mukaromah (42).

Penganiayaan yang dilakukannya di Desa Grogol, Tulangan itu, membuat korban babak belur.

Di sekujur tubuh korban penuh luka lebam dan memar akibat pukulan serta tendangan kaki pelaku.

Kapolsek Tulangang, AKP Nadzir Syah Basri membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan, terhadap korbannya yang tak lain mantan istrinya sendiri.

Baca: Terbakar Cemburu, Aktivis LSM Aniaya Istri Siri sampai Tewas

“Berawal dipicu pelaku hendak menjual rumah, tetapi tidak disetujui mantan istrinya karena rumah tersebut saat ini ditempati kedua anaknya,” ucapnya

“Dari situlah, akhirnya pertengkaran hebat dan percekcokan mulut antara pelaku dengan korban terjadi hingga berujung penganiayaan yang membuat korban pingsan serta mengalami luka lebam dan memar," kata Nadzir Syah Basri.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis dan kemudian kasusnya dilaporkan ke Polsek Tulangan.

“Atas laporan korban, kemudian dilakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil kami tangkap pada saat pelaku nongkrong di warkop kawasan Desa Pilang, Wonoayu sekitar pukul 16.00 WIB," katanya.

Baca: Menang di Final Ignis Rap Battle, Reza Bawa Pulang Hadiah Mobil Suzuki Ignis ke Surabaya

Selama ini tersangka ini memang kerap berpindah-pindah tempat tinggal (kost).

Selain itu juga tersangka memiliki catatan tindak kriminal yang sama pada tahun 2007 dengan vonis 3 bulan, yakni penganiayaan terhadap istrinya yang kini menjadi mantan istri.

“Tak hanya itu, di tahun 2009 dengan ia juga divonis 4 bulan akibat tindak pidana pencurian. Lalu tahun 2014 ia divonis hukuman penjara 8 bulan karena tindak pidana penipuan, dan kini kembali dijerat pasal 351 KUHP ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 3 tahun dipenjara,” kata Nadzir Syah Basri. (Tribratanews.com/Humas Polres Sidoarjo)

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help