Wartawan dan Penyanyi Menangi Pemilihan Kepala Desa Serentak di Tabanan

Tidak menyangka, itulah kalimat yang dilontarkan oleh Made Sugianto setelah rapat pleno pemilihan Perbekel Desa Kukuh

Wartawan dan Penyanyi Menangi Pemilihan Kepala Desa Serentak di Tabanan
Tribun Bali/I Made Argawa
Proses penghitungan suara pemilihan perbekel serentak di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Kali ini 14 desa menyelenggarakan pemilihan perbekel dan wartawan serta penyanyi pop Bali berhasil terpilih. 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Tidak menyangka, itulah kalimat yang dilontarkan oleh Made Sugianto setelah rapat pleno pemilihan Perbekel Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali pada Minggu (27/8/2017) di kantor desa setempat.

Pria 38 tahun asal Banjar Lodalang, Desa Kukuh itu memperoleh 1.357 suara dari total pemilih sekitar 4.500.

Untuk diketahui, di Tabanan 14 desa menggelar pemilihan perbekel secara serentak.

Kecamatan Marga menggelar empat hajatan pemilihan perbekel, selain di Desa Kukuh, Desa Dajan Puri, Desa Dauh Puri dan Desa Baru juga menyelenggarakan hal serupa.

“Tidak menyangka dan saya mensyukuri. Awalnya pesimis karena saya berhadapan dengan calon incumbent,” kata Made Sugianto saat ditemui di kantor Desa Kukuh.

 Saingan Made Sugianto dalam memperebutkan posisi Perbekel Desa Kukuh periode 2017 hingga 2023  adalah I Nyoman Murja yang memperoleh 1.275 suara dan I Ketut Budiarta (incumbent) memperoleh 708 suara.

“Dengan terpilih ini saya akan meninggalkan profesi sebagai wartawan dan fokus mengabdi pada masyarakat,” kata wartawan harian Nusa Bali itu.

Setelah dilantik pada bulan September, Sugianto akan fokus pada pengelolaan sampah di Desa Kukuh.

Hal itu karena menurutnya setiap ada hujan, sampah bertebaran di jalan yang keluar dari got.

“terutama yang berada di sekitar wilayah obyek wisata Alas Kedaton. Selain itu kami juga kan kembangkan potensi wisata spiritual di sekitar Desa Kukuh,” ujarnya.

Selain wartawan, pemilihan perbekel serentak di Tabanan juga diikuti penyanyi pop Bali era awal 2000-an di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, yakni Mang Gita atau I Nyoman Sugiarta.

Mang Gita mempereroleh 966 suara dari tujuh tempat pemungutan suara.

“Karena dorongan dari masyarakat, saya bersyukur bisa terpilih,” ujarnya melalui sambungan telepon.   

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I Gede Made Adi Sucipta menyebutkan 14 Desa yang menyelenggarakan pemilihan perbekel, yakni Kecamatan Marga empat desa, Kecamatan Selemadeg Barat dua desa, Kecamatan Pupuan dua desa, kecamatan Kediri satu desa, Kecamatan selemadeg Timur satu desa dan Kecamatan Baturiti satu desa. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved