Siswi SMP di Bantul Sakit dan Akhirnya Meninggal Usai Diimunisasi MR

- Rubingan, Kepala Sekolah SMP Negeri III Kasihan Bantul menerangkan, pihak sekolah tidak berani memberikan jawaban atas kematian Nana Puspita Sari.

Siswi SMP di Bantul Sakit dan Akhirnya Meninggal Usai Diimunisasi MR
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Rubingan, Kepala Sekolah SMP Negeri III Kasihan Bantul menerangkan, pihak sekolah tidak berani memberikan jawaban atas kematian Nana Puspita Sari.

Rubingan menyerahkan kejadian ini kepada pihak yang berwenang agar diselidiki lebih lanjut penyebab pasti kematian seorang siswinya.

"Pas ada suntik itu ada yang bilang dia agak nggak enak badan. Mungkin karena dia nggak ngomong kalau nggak enak badan, jadi ikut disuntik," terangnya.

Namun, Rubingan tak menampik pasca ikut imunisasi MR Nana izin tidak masuk sekolah selama sepuluh hari.

Dikabarkan, waktu itu Nana sempat mendapat perawatan di RS Wirosaban, RS Bethesda, dan terakhir sempat dirujuk untuk mendapatkan perawatan di RS Sardjito namun dia menolak.

"Dari keterangan yang kami peroleh Nana ini memutuskan untuk dirawat di rumah saja. Sayangnya saat dirawat di rumah kondisinya semakin memburuk," ungkapnya.

Rubingan menambahkan, waktu itu pihak sekolah juga sempat menengok kondisi Nana.

Disebutkan, pihak sekolah yang terdiri dari Wakepsek, guru-guru dan murid sekelas Nana sempat menggalang dana untuk kesembuhan Nana.

Sayangnya, pada Jumat kemarin pihak sekolah mendapat kabar bahwa Nana telah berpulang. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved