Asip Akan Jadikan Kali Pencongan Wisata Mancing Terbaik di Pantura

Berbagai kegiatan berskala nasional dilakukan untuk menarik minat warga dari luar Kabupaten Pekalongan untuk datang.

Asip Akan Jadikan Kali Pencongan Wisata Mancing Terbaik di Pantura
Istimewa/Tribun Jateng
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi saat membuka lomba mancing di Kali Pencongan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Selain mempromosikan potensi wisata pegunungan, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi juga gencar mempromosikan wisata air di Kabupaten Pekalongan.

Berbagai kegiatan berskala nasional dilakukan untuk menarik minat warga dari luar Kabupaten Pekalongan untuk datang.

Baca: Akibat Ibu Gendong Jasad Bayi, Begini Nasib Sopir Ambulans dan Perawat RSUD

Baca: Cewek Pemalang Bikin Pemuda Asal Belanda Bertekuk Lutut, Begini Kisahnya

Sabtu (23/9/2017) malam, Asip membuka kegiatan lomba mancing tingkat nasional bertajuk Open Tournament Barramundi Nasional 2017 Bupati Pekalongan Cup I.

Acara mancing yang diikuti sekitar 1.200 peserta ini dilakukam di Kali Pencongan, Kecamatan Tirto.
"Pesertanya dari Banten hingga Banyuwangi Jawa Timur," kata Asip.

Asip mengaku saat ini sedang menyusun konsep agar Kali Pencongan ini menjadi wisata pemancingan terhebat di kawasan Pantura.

"Saya punya teman di ITB yang meneliti Kali Pencongan. Doktor Hidrologi itu bilang kalau Kali Pencongan adalah sungai paling bagus di Jawa," katanya.

Asip mengatakan, kelebihan Kali Pencongan yakni debit air yang stabil. Saat kemarau ait tidak kurang dan saat musim penghujan debit air tidak meluap.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Terlebih pemilik pabrik yang berada di sekitar Kali Pencongan.

"Limbah pabrik jangan lagi dibuang ke kali. Saya himbau dengan hormat, tolong sistem kelola limbahnya ditata karena siapapun yang buang sampah ke kali akan diberi sanksi hukum," katanya.

Kegiatan lomba mancing ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan bagi anak yatim.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help