Bertaruh Nyawa, Ternyata 'Tarung Gladiator' Hanya Rebutkan Hal Sepele Ini

Ulung menjelaskan bahwa, tradisi tersebut dijalankan bukan karena soal rivalitas kedua sekolah.

Bertaruh Nyawa, Ternyata 'Tarung Gladiator' Hanya Rebutkan Hal Sepele Ini
Kolase Tribunnews
Kiri: Tersangka AB melakukan adegan 11 bertarung dengan korban Hilarius Christian Event Raharjo di Taman Palupuh, Kota Bogor, Senin (25/9/2017), Kanan: Maria Agnes memegang foto anaknya Hilarius Christian Event Raharjo (15) 

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR TENGAH - Kasus perkelahian ala Gladiator yang menewaskan Hilarius Christian Event Raharjo (15), siswa SMA Budi Mulia Bogor masih memunculkan sejumlah fakta baru.

Salah satunya adalah mengenai 'imbalan' bagi pemenang. 

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna menegaskan aksi perkelahian ala Gladiator yang menewaskan siswa SMA Budi Mulia Bogor merupakan sebuah tradisi.

Tradisi tarung gladiator itu sendiri telah berjalan selama empat tahun terakhir di sekolah SMA Budi Mulia Bogor maupun SMA Mardiyuana.

"Jadi kalau berbicara motif ini adalah tradisi, tapi tidak selalu dijalani, misal tahun 2015 itu tidak ada, kemudian para alumni meminta tradisi itu diadakan di tahun 2016," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/9/2017).

Ternyata ini yang Dilakukan Arsy Pada SBY, Ashanty Beberkan Kejadian di Balik Kamera

Ulung menjelaskan bahwa, tradisi tersebut dijalankan bukan karena soal rivalitas kedua sekolah, melainkan hanya untuk mencari pengakuan saja.

"Yang menang pun tidak mendapatkan apa-apa, hanya pengakuan saja bukan sekolahnya, tapi lebih ke gengsi tim basket," katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka, pihaknya menyimpulkan tidak ada unsur pemaksaan dalam aksi tarung gladiator itu.

Halaman
123
Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help