Ungkap Aktor Penyelundupan Motor Harley Davidson

Masuknya barang-barang tersebut ke Indonesia melalui pintu perbatasan entah Motaain atau Motamasin,tidak terlepas dari peran oknum aparat yang nakal

Ungkap Aktor Penyelundupan Motor Harley Davidson
Pos Kupang
Petugas Bea Cukai Atambua menyegel kontainer yang diduga berisi sepeda motor Harley Davidson di Pelabuhan Laut Atapupu, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Edy Bau

TRIBUNNEWS.COM, ATAMBUA - Terungkapnya upaya penyelundupan motor gede (Moge) jenis Harley Davidson lewat Pelabuhan Atapupu, Selasa (3/10/2017) memantik reaksi keras dari masyarakat setempat.

Pada Rabu (4/10/2017) saat pembongkaran paksa kontainer berisi 25 peti kayu, puluhan warga Atapupu bersorak girang.

Menurut mereka, masuknya barang yang diduga illegal itu tidak terlepas permainan oknum-oknum tertentu.

Tokoh Agama Atapupu, Romo Yoris Samuel Giri mengatakan, dirinya memberi apresiasi kepada petugas yang telah berhasil mengungkap upaya penyelundupan ini namun dirinya merasa miris karena wilayah perbatasan sudah menjadi lahan penyelundupan berbagai jenis barang.

Baca: Bea Cukai Atambua Segel Kontainer Diduga Berisi Rangka dan Mesin Harley Davidson

"Saya betul-betul beri apresiasi kepada aparat bea cukai tapi saya juga tetap miris karena perbatasan Motain ini seperti menjadi lahan penyelundupan dari yang paling kecil sampai yang paling besar nilainya. Kita minta agar segera ungkap aktor intelektualnya," tukasnya saat ditemui Jumat (6/10/2017).

Masuknya barang-barang tersebut ke Indonesia melalui pintu perbatasan entah Motaain atau Motamasin, lanjutnya, tidak terlepas dari peran oknum aparat yang tidak bertanggungjawab.

"Kita bisa buat praduga tak bersalah kalau banyak oknum yang tidak bertanggungjawab terlibat dalam peristiwa ini. Lihat saja kalau di batas banyak orang kaya muncul hanya dengan BBM ilegal melintas setiap jam. Dan tidak pernah selesai masalah ini, maka orang mulai bermain dengan yang lebih besar nilainya," ujarnya.

Menurutnya, di pintu perbatasan terdapat aparat dari beberapa intansi mulai dari Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, TNI dan Polri yang bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Hanya saja, lanjutnya, masih saja terjadi aksi illegal dan melanggar hukum.

"Tupoksi sudah jelas di batas untuk setiap institusi. Tupoksi dari aparat bea cukai dan imigrasi jangan rampas oleh oknum yang lain. Saling menghormati saling bekerja sama, saling mendukung tanpa merampas tugas yang sebenarnya bukan tugas kita," pungkasnya.

Baca: Bea Cukai Atambua Segel Kontainer Diduga Berisi Motor Harley Davidson

Seperti diketahui, Aparat berhasil menggagalkan pengiriman sebuah kontainer yang diduga berisi rangka dan mesin sepeda motor gede (moge) Harley Davidson di pelabuhan Laut Atapupu, Selasa (3/10/2017).

Kontainer berwarna merah berukuran besar itu nyaris dimuat ke atas kapal ekspedisi namun ditahan oleh aparat dari Kodim Belu dan Provos Polisi Militer. 

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help