Pemkot Yogyakarta Diminta Perpanjang Moratorium Pembangunan Hotel hingga 2021

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta meminta Pemkot Yogyakarta untuk memperpanjang moratorium pembangunan hotel.

Pemkot Yogyakarta Diminta Perpanjang Moratorium Pembangunan Hotel hingga 2021
Istimewa
Ilustrasi pembangunan hotel 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta meminta Pemkot Yogyakarta untuk memperpanjang moratorium pembangunan hotel.

Ketua PHRI DIY, Istidjab Danunagoro mengusulkan dan meminta moratorium diperpanjang hingga 2021.

"Kami usulkan disamakan dengan Sleman, sampai 2021. Sleman memoratorium antara 2016 hingga 2021, awalnya 2014 hingga 2016 dan kemudian diperpanjang. Kami meminta disamakan," ujar Istidjab ketika dihubungi Tribun Jogja, Jumat (13/10/2017).

Alasan utama yang mendasari permintaan moratorium pembangunan hotel diperpanjang adalah alasan okupansi atau tingkat hunian itu sendiri yang masih rendah.

Baca: Perempuan ABG Kirim Pesan Singkat kepada Pacarnya Sebelum Tewas Gantung Diri

Angka DIY, menurut Istidjab untuk hotel bintang hunian Januari hingga Agustus baru mencapai 58 persen.

Meski untuk hotel-hotel yang berada di ring satu atau di kawasan Malioboro menurutnya mencapai 80 persen.

Sementara untuk hotel non bintang angka okupansi lebih sedikit dan hanya 32 persen saja.

Sementara itu kondisi ini juga menyebabkan adanya perang harga, terutama di saat low season.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help