Tiga Pendaki Gunung Bawakaraeng Belum Kembali Sejak Rabu

Tiga pendaki hilang sejak Rabu (11/10/2017) di Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan.

Tiga Pendaki Gunung Bawakaraeng Belum Kembali Sejak Rabu
Tribun Timur/Wa Ode Nurming
Setelah terjebak selama hampir dua hari, tujuh pendaki yang sebelumnya terjebak di Pos 6 Gunung Bawakaraeng, akhirnya berhasil dievakuasi ke kaki Gunung Lingkungan Lembanna, Kecamatan Tinggimoncong, Selasa (31/1/2017). TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMING 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Tiga pendaki hilang sejak Rabu (11/10/2017) di Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan. Tim penyelamat hingga kini belum menemukan ketiga pendaki tersebut.

"Kami mendapatkan informasi sejak Rabu (11/10/2017) lalu pukul 18.10 Wita bahwa hingga saat ini ketiga pendaki tersebut belum kembali ke rumah. Dan akhirnya pukul 20.46 Wita, kami melaporkan kejadian ini ke Basarnas Makassar," kata Ketua Pengurus Harian Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang, Candra Nur, Jumat (13/10/2017).

Candra mengatakan, ketiga pendaki yakni Afrin Dihamri (Qeqez) yang merupakan anggota Mapala Poltek Negeri Ujungpandang bersama dua rekannya, Widi dari Celebes Backpaker, dan Tuye dari KPA Sikolong memulai pendakian pekan lalu pada Jumat (6/10/2017).

Baca: Perempuan ABG Kirim Pesan Singkat kepada Pacarnya Sebelum Tewas Gantung Diri

Tujuan mereka adalah Buntu Sikolong dengan ketinggian 2.754 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Tana Toraja berbatasan Kabupaten Luwu dengan awal pendakian di rumah Ambe Danisa sekitar pukul 04.00 Wita.

Rencananya mereka akan kembali ke Mabu Desa Uluwai, pada Minggu 8 Oktober 2017 sesuai keterangan Ambe Danisa. Namun hingga kini kabar ketiganya belum diketahui dimana posisi dan titik kordinatnya.

"Hingga hari ini, berdasarkan informasi kami terima dari Basarnas Makassar dan tim Mapala Poltek Ujungpandang di lapangan, belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan mereka," kata dia.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 3 Pendaki Hilang di Gunung Bawakaraeng

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help