Gelar Razia Rumah Kos di Pagi Hari, Ini yang Didapat Satpol PP Kota Magelang

Sedikitnya 16 orang terjaring dalam razia rumah kos di wilayah Kecamatan Magelang Utara dan Selatan, Kota Magelang, pada Sabtu (14/10/2017) lalu.

Gelar Razia Rumah Kos di Pagi Hari, Ini yang Didapat Satpol PP Kota Magelang
TRIBUN JAMBI/DEDI NURDIN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Sedikitnya 16 orang terjaring dalam razia rumah kos di wilayah Kecamatan Magelang Utara dan Selatan, Kota Magelang, pada Sabtu (14/10/2017) lalu.

Empat pasangan tidak resmi diciduk, sementara sisanya tak bisa menunjukkan surat identitas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana, mengatakan bahwa operasi pekat sengaja dilakukan pagi hari, dengan menyasar sejumlah rumah kos.

Baca: Dua TKI yang Sempat Terancam Hukuman Mati Pulang ke Kampung Halaman

Lanjutnya, razia melibatkan unsur Denpom, Polres dan Komisi A DPRD.

Bukan tanpa sebab, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, kalau rumah kos di sejumlah titik, seringkali dijadikan tempat maksiat, semisal kumpul kebo, atau pesta miras.

Benar saja, dalam kesempatan itu, selain pasangan tidak sah, turut disita beberapa botol miras.

Baca: Ini Sosok Darmiyanto, Tukang Becak Berusia 82 Tahun yang Sering Raih Juara Lari Internasional

"Ada dua laki-laki yang lari saat kami jaring, pasangannya ditinggal. Kami juga menyita lima botol miras yang sudah tak berisi, di salah satu rumah kos di (Kecamatan) Magelang Selatan," ungkapnya.

Singgih menjelaskan, dari 16 orang yang terjaring, sebagian merupakan orang-orang baru.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help