Perampok Warga Negara Italia Ini Nekat Tendang Polisi Saat Ditangkap

Pelaku berhasil menggasak tas korban berisikan sejumlah barang berharga termasuk uang tunai.

Perampok Warga Negara Italia Ini Nekat Tendang Polisi Saat Ditangkap
Tribun Medan/ Array A Argus
Wakasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Ronni Bonic bersama Kanit Pidum, AKP Rafles Marpaung memperlihatkan barang bukti dan tersangka perampok WN Italia bernama Dedi Syahputera, Jumat (20/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan sempat kewalahan saat menangkap Dedi Syahputera (25).

Satu dari dua pelaku perampokan warga negara asing asal Italia ini melawan petugas dan sempat beberapa kali menendang polisi yang menangkapnya.

Lantaran mendapat perlawanan, petugas yang dipimpin oleh Kanit Pidum, AKP Rafles Marpaung terpaksa menghadiahi warga Jalan Pertemuan, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan ini dengan timah panas.

Tersangka yang ditangkap di kediamannya ini pun roboh setelah kakinya ditembus peluru petugas.

"Pelaku perampokan ini sebenarnya ada dua orang. Satu lagi masih kami buron," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah, Jumat (20/10/2017) petang.

Baca: Petani Karet Tewas Ditembak Begal

Febriansyah mengatakan, tersangka Dedi bersama temannya Enggar (21) merampok WN Italia bernama Matilde Sfrappini (16) di Jalan Balaikota Medan, tepatnya di depan Hotel Grand Aston pada Sabtu (16/9/2017) lalu.

Pelaku berhasil menggasak tas korban berisikan sejumlah barang berharga termasuk uang tunai.

"Korban diantar sopir angkutan online melapor ke kami. Berdasarkan penyelidikan di lapangan, kami dapatilah identitas tersangka," katanya.

Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Ronni Bonic mengatakan, modus yang digunakan pelaku masih sama seperti perampok lainnya. Sebelum beraksi, kedua pelaku keliling terlebih dahulu memantau situasi dan mencari targetnya.

"Rata-rata, korbannya adalah wanita. Kami menduga pelaku ini sudah lebih dari sekali beraksi," ungkap Bonic.

Baca: Pertamina Lubricants Jajaki Pasar Italia dan Afrika Selatan

Sampai saat ini, sambungnya, Unit Pidum masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Enggar. Ia meminta doa semua pihak agar pelaku lainnya bisa ditangkap.
(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help