25 Wilayah di Sumatera Utara Bakal Dilanda Cuaca Ekstrem

BMKG Wilayah I Medan kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca buruk di sejumlah kawasan yang ada di Sumatera Utara.

25 Wilayah di Sumatera Utara Bakal Dilanda Cuaca Ekstrem
TRIBUN MEDAN /Riski Cahyadi
Warga berada di dekat puluhan sepeda motor yang terendam banjir di kawasan pemukiman penduduk, pinggiran Sungai Deli, Kecamatan Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/11/2017). Banjir kiriman akibat debit air di hulu tinggi, menyebabkan ratusan rumah di pinggiran sungai tersebut terendam air dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca buruk di sejumlah kawasan yang ada di Sumatera Utara.

Dari pengamatan satelit BMKG, tercatat ada 25 kawasan yang bakal dilanda cuaca ekstrem.

"Menurut pantauan satelit kami, potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat terjadi pada pukul 08.10 WIB tadi di kawasan Batubara, Asahan, dan Tanjung Balai. Kemudian, hujan meluas ke kawasan Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu, Toba Samosir, Serdang Bedagai, serta Tebingtinggi," kata Kepala Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Rabu (8/11/2017).

Ia mengatakan, hujan sedang hingga lebat yang terjadi di kawasan tersebut akan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Kemudian, hujan kembali meluas ke Simalungun, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan Padang Lawas Utara.

Kemudian hujan juga akan turun di Padang Lawas Selatan, Langkat, Binjai, Deliserdang, Medan, Tanah Karo, Samosir, Tapanuli Utara, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Tengah.

Menurut pengamatan, di beberapa kawasan saat ini sudah terjadi hujan dengan intensitas ringan.

Terkait cuaca buruk ini, masyarakat di Kota Medan yang kebetulan tinggal di bantaran Sungai Deli masih merasa was-was.

Sebab, bisa saja sewaktu-waktu air sungai kembali meluap seperti Selasa (7/11/2017) kemarin.

Karena air kiriman dari gunung, sedikitnya ratusan rumah warga tenggelam.

Air mulai surut pada sore hari, meskipun saat itu kembali turun hujan dengan intensitas ringan. (Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help