Tewasnya Karyawan PTPN Bermula dari Candaan Anggota TNI: 'Ku Tembak ya, Ku Tembak'

Peluru yang mengenai paha Wahyu membuatnya kehilangan banyak darah dan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit di Kabupaten Batubara.

Tewasnya Karyawan PTPN Bermula dari Candaan Anggota TNI: 'Ku Tembak ya, Ku Tembak'
Istimewa
Wahyu Syahputra (24) tewas usai tertembak senjata laras panjang milik oknum anggota TNI AD dari Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti, Kisaran, Selasa (7/11/2017). 

Candaan 'Ku Tembak ya, Ku Tembak '
Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, SIANTAR - Akibat bercanda memakai senjata api, anggota TNI AD Yonif 126 menewaskan karyawan PT Perkebunan Nusantara IV, Wahyu Syahputra.

Kapolsek Bosar Maligas, AKP R Siregar mengatakan korban Wahyu Syahputra (24) adalah warga Afdeling IX Pondok Suka Mulia, Nagori Talun Saragih, Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.

Sedangkan pelakunya Praka Hendrawan (32), anggota BKO dari TNI-AD Kesatuan Yonif 126/KC Kisaran.

Peristiwa terjadi Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 11.22 WIB.

"Hasil dari penyelidikan di TKP bahwa antara pelaku dan korban sudah saling mengenal, kemudian pelaku bercanda dengan korban dengan kata-kata 'ku tembak ya, ku tembak!' ujarnya.

Baca: Karyawan PTPN IV Tewas Tertembak Peluru Oknum Anggota TNI

Ternyata senjata jenis SS1 yang dipegang oleh pelaku meledak dua kali.

Kemudian korban terkena tembakan di bagian pangkal paha sebelah kanan sehingga tembus mengenai pembuluh darah besar (arteri).

Jarak antara korban dengan pelaku kurang lebih 40 meter.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help