Dua Kapal Pembawa Pakaian Bekas Asal Malaysia Gagal Masuk Sumatera

Direktorat Polisi Air Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan 110 ballpres pakaian bekas asal Malaysia.

Dua Kapal Pembawa Pakaian Bekas Asal Malaysia Gagal Masuk Sumatera
Tribun Medan/Array A Argus
Direktur Polisi Air Polda Sumut, Kombes Sjamsul Badhar (kanan) dan Kepala Seksi Penegakan Hukum (Kasi Gakkum) Ditpolair Polda Sumut, AKBP Den Martin Nasution (kaos polo biru) saat memperlihatkan pakaian bekas asal Malaysia, Sabtu (18/11/2017) di Dermaga Polair Polda Sumut. TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Direktorat Polisi Air Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan 110 ballpres pakaian bekas asal Malaysia.

Selain mengamankan pakaian bekas, polisi juga menyita dua unit kapal yang digunakan untuk mengangkut barang ilegal tersebut.

"Ada enam orang yang kami amankan dalam kasus ini. Keenam orang pelaku ini merupakan nakhoda kapal dan anak buah kapal," kata Direktur Polisi Air Polda Sumut, Kombes Sjamsul Badhar, Sabtu (18/11/2017).

Baca: Teriakan Dadah Papa Iringi Proses Pemindahan Setya Novanto ke RSCM

Menurut Sjamsul, dua kapal yang diamankan masing-masing KM Rizki Nelayan GT 18 No 268/PPB bermesin Mitsubisi 6 silinder dan KM Rizki GT 6 No2001/PHB/S7 bermesin 4 silinder.

Dari KM Rizki Nelayan, ditemukan 70 ballpres pakaian, sedangkan dari KM Rizki ditemukan 40 ballpres.

Pelaku yang diamankan dari KM Rizki Nelayan, Ainul Kamal (39) selaku nakhoda, dua anak buah kapal (ABK) masing-masing Alfian Siregar (42) dan Abang Panjaitan (39).

Menurut keterangan, ketiganya merupakan warga Desa Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

Sedangkan dari KM Rizki, adapun pelaku yang diamankan yakni Nanda Syahputra (21) selaku nakhoda, dan dua anak buah kapal Tahan Siregar (40) serta Syahril (29).

Halaman
12
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help