Kisah Anak Pendeta Memeluk Islam, Niatnya Sempat Tertunda karena Dikejar-kejar Sang Ayah

Cristian Andrean Zigas Pasaribu (31), pemuda asal Halat Medan Jaya, Sumatera Utara (Sumut) resmi memeluk agama Islam.

Kisah Anak Pendeta Memeluk Islam, Niatnya Sempat Tertunda karena Dikejar-kejar Sang Ayah
Serambi Indonesia
Cristian Andrean Zigas Pasaribu (31), pemuda asal Halat Medan Jaya, Sumatera Utara mengucap dua kalimat syahadat dengan dibimbing Pimpinan Dayah Darussa’adah Cabang Cot Tarom Jeumpa, Tgk H Muhammad Ishak (Abon Cot Tarom), di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Selasa (21/11) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Cristian Andrean Zigas Pasaribu (31), pemuda asal Halat Medan Jaya, Sumatera Utara (Sumut) resmi memeluk agama Islam.

Ia disyahadatkan oleh Pimpinan Dayah Darussa’adah Cabang Cot Tarom Jeumpa, Tgk H Muhammad Ishak (Abon Cot Tarom) di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Selasa (21/11/2017) usai Salat Magrib.

Pensyahadatan pemuda lajang tersebut turut disaksikan Imam Besar Masjid Agung Sultan Jeumpa, Tgk H Jamaluddin Idris, Bilal Masjid Tgk Muhammad Jafar, serta para jamaah Salat Magrib.

Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, Cristian Andrean Zigas Pasaribu yang mengaku putra kedua dari seorang pendeta di Medan itu berganti nama menjadi Muhammad Zaky Pasaribu.

Baca: Kisah Slamet Dikejar Pelaku Penyanderaan hingga Sembunyi di Tempat Pembuangan Kotoran

Sebelumnya, Muhammad Zaky Pasaribu menganut agama Nasrani (Katholik). Ia mengaku masuk Islam tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

"Saya sudah lama berniat memeluk agama Islam yaitu sejak masih kelas I SMK Negeri 2 Mandala Medan. Sudah beberapa kali ingin masuk Islam selalu gagal karena dikejar-kejar oleh ayah saya yang juga seorang pendeta di Halat Medan Jaya," kata Muhammad Zaky.

Dia mengaku sangat senang sudah bisa memeluk Islam dengan nyaman dan damai di Bireuen.

"Saya akan belajar tentang agama Islam di Bireuen. Saya memeluk Islam tanpa ada paksaan dari siapa pun, tulus niat saya masuk Islam," ujar Muhammad Zaky yang sebelumnya bekerja sebagai montir di bengkel orang tuanya di Medan.

Pimpinan Dayah Darussa’adah Cabang Cot Tarom Jeumpa, Tgk H Muhammad Ishak (Abon Cot Tarom) mengharapkan, Muhammad Zaky yang sudah sah memeluk Islam menjadi tanggung jawab bersama umat Islam untuk membimbingnya.

Baca: Sisa Hukuman Dokter Lianawati Tinggal 16 Hari Lagi

"Ini merupakan fardhu kifayah bagi kita umat Islam untuk menerima dan membimbing Muhammad Zaky dan orang-orang lain yang ingin memeluk agama Islam," kata Abon.

Bilal Masjid Agung Sultan Jeumpa, Tgk M Jafar menambahkan, untuk sementara waktu, Muhammad Zaky akan menetap di Masjid Agung sembari belajar tentang Islam.

"Muhammad Zaky sementara kita tampung di Masjid Agung sambil belajar Alquran, kitab dan ilmu-ilmu agama Islam lainnya," kata Tgk Jafar. (c38)

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help