Tempe Raksasa Berukuran 7 x 10 Meter Dibuat Selama Empat Hari Berbahan 2 Ton Kedelai Lokal

Pemerintah Kabupaten Grobogan berhasil mendapatkan pengakuan dan sertifikat dari MURI atas prakarsa pembuatan tempe kedelai lokal terbesar.

Tempe Raksasa Berukuran 7 x 10 Meter Dibuat Selama Empat Hari Berbahan 2 Ton Kedelai Lokal
Tribun Jateng/M Nur Huda
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beserta Bupati Grobogan Sri Sumarni saat melihat tempe raksasa dari kedelai lokal yang pecahkan rekor MURI, di gedung DPRD Grobogan, Kamis (30/11/2017). TRIBUN JATENG/M NUR HUDA 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, GROBOGAN - Pernah melihat tempe segede kasur? Atau bahkan tempe sebesar rumah? Iya tempe raksasa ada di Grobogan Jawa Tengah.

Pemerintah Kabupaten Grobogan berhasil mendapatkan pengakuan dan sertifikat dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas prakarsa pembuatan tempe kedelai lokal terbesar.

Sertifikat diberikan Kamis (30/11/2017) oleh Manajer MURI Sri Widayati kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni di sela acara pembukaan Expo Grobogan Ekonomi Kreatif, di Alun-alun Purwodadi Grobogan.

Sri Widayati menyatakan pembuatan tempe terbesar dari kedelai lokal berukuran 7 x 10 meter ini tak hanya sebagai rekor nasional tapi juga dikukuhkan sebagai rekor dunia.

Baca: Mugiyanto Sempat Mengimami Salat di Masjid Sebelum Tubuhnya Hanyut Terbawa Arus Banjir

"Ini otomatis telah memecahkan rekor jenis serupa yang dibuat di Malang ukuran 6 x 9 meter. Jadi, rekor ini dipegang oleh Grobogan," katanya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni
Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima sertifikat MURI atas pembuatan tempe raksasa dari kedelai lokal, Kamis (30/11/2017) di alun alun Purwodadi. TRIBUN JATENG/M NUR HUDA

Tempe berukuran 7 x 10 meter dengan tebal 5 sentimeter ini jika dipotong dengan ukuran 6 sampai 10 sentimeter maka akan menjadi 21 ribu potong.

Baca: Adu Kuat Idrus Versus Airlangga Rebut Posisi Ketua Umum Golkar

Tempe dibuat dalam waktu selama empat hari dengan bahan baku sebanyak 2 ton kedelai lokal.

Pengerjaan dilakukan oleh 75 orang perajin tempe, PPS (penyuluh pertanian swadya), pegawai Dinas Pertanian, dan lainnya.

Penyerahan sertifikat MURI juga disaksikan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Sumardjo Gatot Irianto, dan lainnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved