Rumah Warga Retak Digoyang Gempa

rumah seorang warga di Tasikmalaya mengalami keretakan akibat goyangan gempa selama 15 detik tersebut.

Rumah Warga Retak Digoyang Gempa
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gempa bumi tektonik merusak rumah warga di Tasikmalaya. Hadi, seorang warga yang menetap di jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, mengemukakan, rumahnya mengalami keretakan akibat goyangan gempa selama 15 detik tersebut.

"Rumah retak," ujar Hadi kepada Tribun, Sabtu (16/12).

Menurutnya, gempa pertama dirasakan sangat hebat. Sementara gempa kedua tidak terlalu hebat.

"Alhamdulillah, keluarga di rumah baik-baik," ucapnya.

Untuk diketahui, gempa bumi bukan hanya mengguncang Sukabumi, Jumat (15/12). Gempa bumi juga menyasar Barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sekitar pukul 23:47:58 WIB. Berbeda dari gempa di Sukabumi, gempa kali ini berpotensi tsunami, dengan kekuatan gempa 6.9 skala richter.

Sebelumnya, sekitar pukul 23:04:39 WIB, gempa melanda Sukabumi dan sekitar. Berkekuatan 4,5 skala richter dengan episenter terletak pada koordinat 7.29 LS dan 106.69 BT, gempa terjadi di kedalaman 50 km.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Joko Siswanto melalui keterangan tertulis menyebut gempa ini dirasakan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

"Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi dirasakan di daerah Jampang dan Surade I SIG-BMKG (I-II MMI)," ujar Joko.

Ia mengemukakan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa di Sukabumi. Ia menengarai gempa dengan kedalama hiposenter 50 km merupakan gempa kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help