Fakta Menohok Terkait Usaha Ahok Menebus Ijazah Seorang Lulusan SMAN 3 Lamongan

Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan oleh adanya sebuah surat yang ditulis seorang siswi di di Lamongan.

Fakta Menohok Terkait Usaha Ahok Menebus Ijazah Seorang Lulusan SMAN 3 Lamongan
Surya./Hanif Manshuri
Plt Kacabdindik Wilayah Lamongan, Puji Hastuti, Kepsek dan Kasubag TU Heru Herijanto saat menjawab berita viral Fadilah Marreta, Selasa (2/1/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan oleh adanya sebuah surat yang ditulis seorang siswi di di Lamongan.

Isi surat itu adalah sang siswi meminta bantuan kepada mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau untuk biaya sekolah.

Belakangan, kabar itu kemudian mendapatkan respon dari pihak sekolah.

Baca: Sadis, Lelaki Pontianak Ini Bunuh Sang Mantan Saat Tidur, Berikut Fakta-faktanya

Baca: Biadab, Suami Siri Bunuh Riska Lalu Mayatnya Dikubur di Samping Kali dan Kondisi Tanpa Busana

Berita Fadila Marreta, siswi SMA Negeri 3 Lamongan Jawa Timur terkait ijazah yang menurut pengakuannya ditahan pihak lembaga dan viral, mendapat respon Plt Kacabdindik Wilayah Kabupaten Lamongan, Puji Hastuti dan Kasek SMAN 3 Lamongan, Wiyono.

Menurut penjelasan Wiyono seperti diungkapkan Puji kepada wartawan, Selasa (2/1/2018), Fadila memang siswa SMA Negeri 3 lulusan Mei 2017.

Sejak pengumuman kelulusan, siswa ini tidak pernah lagi untuk cap tiga jari dan pengambilan ijazah.

"Memang benar pada 28 Desember Fadila datang ke sekolah untuk menenui Tata Usaha, Sulistiyowati Fitriyah," kata Puji.

Kedatangannya kemudian dilaporkan ke kepala sekolah.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help