Duh, Sepasang Remaja yang Masih Berseragam Sekolah Bermesraan di Minimartket Surabaya

Moral pemuda 'jaman now' sungguh memprihatinkan. Pasalnya, ketika berada di tempat umum, sepasang muda mudi nekat bermesraan.

Duh, Sepasang Remaja yang Masih Berseragam Sekolah Bermesraan di Minimartket Surabaya
ISTIMEWA
Dua Pelajar Tengah Bercumbu Ditengah Keramaian di Sebuah Minimarket di Jalan Kayun Surabaya, Kamis (15/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Moral pemuda 'jaman now' sungguh memprihatinkan.

Pasalnya, ketika berada di tempat umum, sepasang muda mudi nekat bermesraan.

Berlokasi di sebuah minmarket di Jalan Kayun, Surabaya, terlihat sepasang muda mudi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) duduk berdekatan.

Kendati banyak orang berlalu lalang dan nongkrong disana, nampaknya hal itu tak dihiraukan keduanya.

Mungkin, saking asyiknya mereka memadu kasih.

Seorang wanita berinisial EW (23) asal Jalan Jetis, Surabaya, mengatakan pada TribunJatim.com bila lelaki dan perempuan yang masih mengenakan seragam sekolah itu terlihat tengah bercumbu.

"Mulai jam 15.00 WIB sampai 17.10 WIB, padahal banyak orang, tapi kok ya rangkulan (berpelukan), malah ciuman juga," terangnya kepada TribunJatim.com, pada Kamis (15/2/2018).

Wanita yang berprofesi sebagai sales sebuah printer tersebut menambahkan sepasang muda mudi itu memang tak menghiraukan sekitarnya.

Sebab, kendati mereka menjadi pusat perhatian orang sekitarnya dan sempat ditegur, namun mereka tetap melanjutkan hal itu.

Tak hanya sekali, EW menuturkan bahkan puluhan kali mereka berpelukan dan cipika cipiki.

Melihat itu, EW langsung melaporkan hal itu ke Command Center Surabaya.

Menindaklanjuti hal itu, sepasang muda mudi itu langsung didatangi dua petugas Satpol PP Kota Surabaya.

"Tadi sempat ditanya-tanya, mereka sempat mengelak, tapi pas sudah ada bukti foto dan video mereka cuma diam aja, terus diangkut," sambungnya.

Usai diinterogasi di lokasi tersebut, keduanya langsung diamankan Satpol PP Pemkot Surabaya untuk didata dan dimintai keterangan.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help