Pengakuan Ibu yang Rela Tawarkan Ginjalnya Demi Belikan Anak Ponsel

Karena kesal dan didesak anaknya, ibu itu memilih nekat menawarkan ginjal di depan Mal Cito Surabaya

Pengakuan Ibu yang Rela Tawarkan Ginjalnya Demi Belikan Anak Ponsel
Surya/Nuraini Faiq
Sosok JW, seorang ibu di Menanggal, Surabaya, saat menawarkan ginjalnya untuk membeli HP, Rabu (7/3/2018). JW berjalan di sekitar mal City of Tomorrow sambil memakai kardus yang dikalungkan berisi tulisan 'jual ginjal murah'. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Petugas Linmas Kota Surabaya hingga saat ini masih ingin meyakinkan bahwa yang dilakukan warga Surabaya, JW (41), yang berniat menjual ginjalnya bukan modus semata.

Petugas saat ini juga mendatangi ketua RT tempat Ny JW tinggal.

Namun petugas Linmas masih enggan menyebutkan alamat Persis ibu dua anak yang nekat menjual ginjalnya di depan mal itu.

Baca: Arca Era Kerajaan Hindu yang Ditemukan Petani di Tulungagung Kini Disimpan di Museum

Kendati demikian, sejumlah fakta menyangkut sosok JW sudah diketahui.

Disampaikan oleh salah satu petugas Linmas Pemkot Surabaya, Ny JW mengaku sudah lama tinggal sendirian bersama dua anaknya.

Anak pertamanya laki-laki dan saat ini sekolah di sebuah SMK negeri di Surabaya. Sementara anak kedua perempuan duduk di bangku SMP negeri, juga di Surabaya.

"Saya sudah tidak punya apa-apa lagi. Saya tidak punya suami, anak saya ngengkel minta dibelikan HP. Padahal dua kali dibelikan katanya hilang terus," kata Petugas Linmas menirukan perkataan Ny JW.

Baca: Kenalan Saat Mabar Mobile Legends, Pria Di Malang Ini Kena Tipu Rp 5 Juta

Karena kesal dan didesak anaknya, ibu itu memilih nekat menawarkan ginjal di depan Mal Cito Surabaya.

Belum ada pengakuan detail apakah Ny JW menuliskan kalimat di kardus itu sendiri atau dituliskan orang lain.

"Besok tim kami akan datang rumahnya," tandas Kabid Linmas Satpol PP dan Linmas Surabaya, Yusuf Masruroh.

Penulis: Nuraini Faiq

Berita ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul: Ini Pengakuan Ny JW yang Nekat Jual Ginjalnya Buat Beli Hape

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help