Hanya Karena Pohon Pisang, Seorang Remaja Ditonjok Sampai Muntah Darah Lalu Pingsan

Fondraradodo Laia alias Ama Gideon (33) warga Dusun Limbu, Desa Hilizlmboi, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan ditangkap Polisi

Laporan Wartawan Tribun Medan, Sofyan Akbar

TRIBUN-VIDEO.COM, NISEL - Fondraradodo Laia alias Ama Gideon (33) warga Dusun Limbu, Desa Hilizlmboi, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan ditangkap petugas dari Sat Reskrim Polres Nias Selatan.

Ia ditangkap berdasarkan laporan nomor LP/39/III/2018/SPK-C/RES-NISEL, tanggal 04 maret 2018 karena melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap seorang remaja berinisial WL (14), warga Desa Hilizomboi, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nisel.

Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu menceritakan alasan penangkapan berawal pada Rabu (28/2/2018) sekitar pukul 06.30 WIB korban pergi ke sekolah bersama Nurutia Tafonao alias Ina Yunia.

Di tengah jalan, korban bertemu dengan tersangka (Ama Gideon) dan bertanya kepada korban dan saksi (Ina Yunia) kenapa kalian tebang pohon pisang itu.

"Korban langsung menjawab itukan kebun kami, apa urusan kamu?" jawab korban diulangi Kapolres, Senin (12/3/2018).

Mendengar jawaban tersebut, tersangka langsung marah dan memukul korban di kepala sebanyak dua kali dan uluhati sekaligus mencekik korban.

Alhasil korban tak sadarkan diri dan langsung muntah darah.

Halaman selengkapnya>>

TONTON JUGA:

Editor: Nurmulia Rekso Purnomo
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved