Penyakit Ayan Kambuh, Warga Gunungkidul Tenggelam

Korban diduga meninggal akibat tenggelam, dan hanyut terbawa aliran sungai.

Penyakit Ayan Kambuh, Warga Gunungkidul Tenggelam
Net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Nasib malang menimpa Lasinem (35), warga Padukuhan Jeruklegi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Lasinem tewas akibat hanyut dan tenggelam saat sedang mandi di Kali Nguni, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Paman korban, Hariyanto (50), melihat korban pergi keluar rumah untuk mandi di Sungai Mejing.

Saat sedang mandi itu, diduga penyakit epilepsi yang diderita oleh Lasinem kambuh secara tiba-tiba.

Korban tercebur ke dalam sungai, tetapi saat itu kondisi sungai sepi, korban pun tak mendapatkan pertolongan.

Korban diduga meninggal akibat tenggelam, dan hanyut terbawa aliran sungai.

Korban ditemukan dua jam setelahnya dengan jarak dua kilometer dari tempat kejadian.

"Saya terakhir melihat dirinya pergi ke sungai, katanya mau mandi. Tetapi ditunggu kok tidak pulang-pulang. Setelah diperiksa di sungai, hanya tinggal bajunya saja, tidak ada orangnya. Baru itu mendapatkan kabar kalau dirinya ditemukan sudah meninggal," ujarnya.

Hariyanto menduga jika korban tenggelam karena penyakit ayan atau epilepsi yang dideritanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Penyakit Kambuh Saat Mandi, Warga Gunungkidul Tenggelam di Sungai Mejing, http://jogja.tribunnews.com/2018/03/14/penyakit-kambuh-saat-mandi-warga-gunungkidul-tenggelam-di-sungai-mejing.
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help