Kejahatan Siber

Ibunda Hacker Surabaya yang Ditangkap Polisi dan FBI Ungkap Hal Tak Terduga ini

Pasca ditangkap, rumah KSP (21) daerah Kupan Krajan, Sawahan, Surabaya sepi.

Ibunda Hacker Surabaya yang Ditangkap Polisi dan FBI Ungkap Hal Tak Terduga ini
Warta Kota/Mohamad Yusuf
tiga orang peretas atau hacker dihadirkan pada rilis Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018). 

 
TRIBUNNEWS.COM, SURYA - Pasca ditangkap, rumah KSP (21) daerah Kupan Krajan, Sawahan, Surabaya sepi.

Rumah pagar hitam itu tertutup rapat, bahkan tetangga juga bingung kenapa Umi, ibu KSP tidak keluar seperti biasanya.

Saat Surya.co.id berusaha mengetuk rumah Umi, dia keluar segera didampingi putranya yang ke tiga, Adik KSP.

Raut wajahnya tampak pucat dan sayu menggambarkan suasana hatinya yang sedang sedih.

Umi mengaku suaminya terus mendampingi KSP hingga Jakarta, bahkan saat pertama kali anaknya itu di bawa ke Polda Metro Jaya.

"Dia (KSP) di bawa polisi dari rumah, terus bapak ikut, dampingi terus. Besok malam rencananya pulang, kalau saya nggak tahu perkembangannya seperti apa. Nunggu bapaknya aja," ujar Umi.

Di berita sebelumnya, Polda Metro Jaya dan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau yang lebih dikenal FBI menangkap 3 peretas alias Hacker di Surabaya.

Penangkapan dua peretas alias Hacker itu dilakukan bersama tim Cyber Crime Polda Metrojaya.

Melansir dari Kompas.com, ketiga orang itu merupakan mahasiswa IT di salah satu kampus di Surabaya, Jawa Timur.

Inisial mereka KPS, warga Kecamatan Sawahan, dan NA, warga Kecamatan Gubeng. Mereka ditangkap di kediaman masing-masing pada Minggu (11/3/2018) lalu.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help