Dua Pengedar Sabu Tewas Setelah Adu Tembak dengan Petugas BNNP Lampung

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menangkap empat anggota jaringan pengedar narkoba. Dua di antaranya ditembak mati.

Dua Pengedar Sabu Tewas Setelah Adu Tembak dengan Petugas BNNP Lampung
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
BNNP menggelar ekspose penangkapan jaringan pengedar sabu, Jumat (13/4/2018). TRIBUN LAMPUNG/HANIF MUSTAFA 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Hanif Mustafa

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menangkap empat anggota jaringan pengedar narkoba. Dua di antaranya ditembak mati karena sempat melawan petugas.

Mereka terlibat adu tembak dengan petugas saat dilakukan penangkapan. Keduanya adalah Wiko Novian dan Supriyadi alias Alam.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Polisi Tagam Sinaga mengatakan, keempatnya adalah komplotan yang mengedarkan sabu di wilayah Lampung.

Baca: Nadia Mulya dan Ayahnya Kesal saat Tiba-tiba Boediono Menemuinya di Lapas Sukamiskin

"Satu sebagai penerima barang, yakni Hendrik. Kemudian kurir Rafi Febrianto dan Wiko Novian. Sedangkan yang Supriyadi alias Alam yang memberi perintah kepada Rafi dan Wiko," jelas Tagam dalam ekspose, Jumat (13/4/2018).

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka berupa 6 kg sabu.

"Ada 6 kg sabu putih. Nah, saat ditangkap mereka ini melawan, sehingga anggota kami terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur," ucapnya.

Baca: Pembunuh Sopir Taksi Online Tewas Ditembak, Polisi Temukan Surat Cinta hingga Jimat di Jasadnya

"Malam itu bertemu dengan dokter, meminta untuk diusahakan keduanya hidup. Rupanya di jalan meninggal," kata dia.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved