Kerangka Wanita yang Jadi Korban Kekerasan Pacar Belum Diambil Keluarga

ATT alias RH turut dihadirkan bersama tersangka kasus lainnya pada acara jumpa pers di Polres Mabar, Senin (16/4/2018)

Kerangka Wanita yang Jadi Korban Kekerasan Pacar Belum Diambil Keluarga
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Suasana rilis penanganan kasus kriminal di Polres Manggarai Barat, Senin (16/4/2018). Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kerangka Nuryanti, Wanita Asal Batam Belum Diambil Keluarga, Masih di RSUD Labuan Bajo, http://kupang.tribunnews.com/2018/04/16/kerangka-nuryanti-wanita-asal-batam-belum-diambil-keluarga-masih-di-rsud-labuan-bajo. Penulis: Servan Mammilianus Editor: Kanis_Jehola 

 
Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Servatinus Mammilianus

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Kerangka beberapa bagian tubuh jenazah Nuryanti (29), belum diambil pihak keluarganya di Batam, Kepulauan Riau dan masih dititipkan di kamar jenazah RSUD Komodo Labuan Bajo.

Nuryanti asal Batam, Kepulauan Riau, merupakan korban pembunuhan oleh pacarnya ATT alias RH (26), asal Bulukumba-Sulawesi Selatan.

Pelaku AAT saat ini sudah ditahan oleh kepolisian Polres Mabar.

ATT alias RH turut dihadirkan bersama tersangka kasus lainnya pada acara jumpa pers di Polres Mabar, Senin (16/4/2018).

Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusumowardono, S.IK menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak keluarga dan bila keluarga mengizinkan maka jenazah akan dikuburkan di Labuan Bajo.

Beberapa barang bukti yang diamankan polisi, selain kerangka korban, juga baju korban yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), laptop, handphone dan dompet.

Baca: Para Istri Anggota DPR Baksos Kesehatan di Labuan Bajo

"Kami melakukan penyitaan terhadap baju-baju korban yang ditemukan di TKP. Jadi di TKP juga ada pakaian korban. Pakaian korban juga kami uji karena ada bercak-bercak darah. Kami juga melakukan penyitaan laptop dan HP milik korban yang dipergunakan oleh tersangka. Dompet juga dan semua isi identitas, kartu-kartunya juga," kata Julisa kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Dijelaskannya, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menguasai barang milik korban.

"Jadi tersangka ini selain melakukan pembunuhan, juga menguasai barang-barang korban. Semua barang korban dibawa, dikuasai, digunakan. Disamping untuk menghilangkan jejak juga dipergunakan untuk pribadi," kata Julisa.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help