Pegawai Navigasi Meninggal Tak Lama Usai Menjadi Wasit Tenis Meja

Jenazah Suardi, pegawai Navigasi Suar Kecamatan Pasimarannu diberangkatkan dari Pelabuhan Bonerate Selayar.

Pegawai Navigasi Meninggal Tak Lama Usai Menjadi Wasit Tenis Meja
Tribun Timur/Nurwahidah
Jenazah Suardi, pegawai Navigasi Suar Kecamatan Pasimarannu diberangkatkan dari Pelabuhan Bonerate Selayar menuju Pelabuhan Rauf Rahman Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan Kapal C3, Minggu (22/4/2018) pagi. TRIBUN TIMUR/NURWAHIDAH 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNNEWS.COM, PASSIMARANNU - Jenazah Suardi, pegawai Navigasi Suar Kecamatan Pasimarannu diberangkatkan dari Pelabuhan Bonerate Selayar menuju Pelabuhan Rauf Rahman Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan Kapal C3, Minggu (22/4/2018) pagi.

Turut serta dalam pengantaran tersebut Navigator Brigpol Jaharuddin, anggota Koramil Pasimarannu Kopda Syamsuddin, dan pegawai Navigasi Suar Pasimarannu.

Selanjutnya jenazah dinaikkan ke perahu karet patroli milik Dit Polair Polda Sulsel dengan Navigator Bripda Asfar menuju Pelabuhan Lappe Bulukumba.

Baca: Kalimat Takbir Allahu Akbar Menggema saat Tim Temukan Jasad Kompol Andi Chandra

Kapolsek Pasimarannu, AKP Kaharuddi mengatakan Suardi (48) yang beralamat di Asrama Navigasi Desa Majapahit, meninggal tiba-tiba di ruangan tenis meja SMPN 1 Pasimarannu, Sabtu (21/4/2018) sekitar pukul 16.20 Wita.

"Korban habis bermain tenis meja sebanyak tiga set. Suardi istirahat dan setelah itu menjadi wasit. Suardi tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri dan setelah diperiksa ternyata sudah meninggal dunia," tuturnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help