Luntang-lantung, Mantan Anggota TNI Ini Sikat Motor, Akibatnya Dipenjara

Mantan TNI, RD (34) nekad mencuri sepeda motor diduga karena sudah tidak punya pekerjaan tetap.

Luntang-lantung, Mantan Anggota TNI Ini Sikat Motor, Akibatnya Dipenjara
Tribun Medan
Mantan TNI, RD (34) nekad mencuri sepeda motor diduga karena sudah tidak punya pekerjaan tetap. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Mantan TNI, RD (34) nekad mencuri sepeda motor diduga karena sudah tidak punya pekerjaan tetap.

RD yang mengaku-mangaku masih berstatus TNI membawa kabur sepeda motor Vixion dengan nomor polisi BK 6637 TAR milik korbannya, Dika Danu Diharja (34) yang berprofesi sebagai tukang pangkas di wilayah hukum Polsek Perdagangan.

Pelaksana Tugas Harian Kapolsek Perdagangan, AKPbl Syafii mengatakan RD yang dilaporkan ke Polsek Perdagangan akhirnya terciduk beserta barang bukti Motor Yamaha Vixion.

RD tak bisa berdalih lagi, ia pun ditahan di Polsek Perdagangan untuk mempertanggungjawabkan tindak pidananya, Minggu (22/4/2018)

"Polsek Perdagangan Satuan Polres Simalungun menangkap pelaku pencurian sepeda motor atas nama inisial RD 34) pekerjaan tidak tetap, seorang Mantan TNI, warga Jalan STM lingkungan VII Kelurahan Galang Kabupaten Deliserdang pada Sabtu semalam," kata AKP Syafii

AKP Syafii menerangkan, kejadian tindak pidana pencurian sepeda motor dilaporkan oleh Dika Danu Diharja tukang pangkas, warga Huta V Nagori Pem.

Kerasaan Rejo Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Laporan Dika Danu Diharja sesuai dengan pengaduan Laporan Polisi Nomor : LP / 75 / IV / 2018 / Simalungun Perdagang, tanggal 21 April 2018 yang terjadi pada hari Jumat 20 April 2018 sekitar pkl 12.00 WIB.

"Pelaku membawa kabur sepeda motor korban di depan rumah makan Pok Ita di Jalan Sudirman Kelurahan Perdagangan 3 Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor Yamaha Vixion pabrikan tahun 2013 dengan harga Rp 36 juta," jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah dalam pengakuan korban, bahwa modus pelaku pertama-tama turun dari bus yang datangnya dari arah Siantar.
Pelaku berpakaian dinas TNI AD berpangkat Sertu mendatangi korban di tempat kios pangkas rambut korban. Pelaku sempat meminta untuk dipangkas oleh korban.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help