Uang Rp 50 Juta Digondol Pencuri Saat Sopir dan Penumpang Ganti Ban

Uang yang diambil tersebut adalah milik Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang beralamatkan di Gamping, Sleman

Uang Rp 50 Juta Digondol Pencuri Saat Sopir dan Penumpang Ganti Ban
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM,  YOGYAKARTA  - Uang sejumlah Rp 50 juta yang diletakkan di dalam satu unit mobil raib digondol pencuri kemarin Selasa (15/5/2018).

Adapun kejadian tersebut terjadi saat dua orang yang masing-masing penumpang dan sopir tengah keluar dari dalam mobil untuk menganti ban mobil yang bocor.

Saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh unit Reskrim Polsek Jetis, Kota Yogyakarta.

Kapolsek Jetis, Kompol Hariyanto melalui Kanit Reskrim Polsek Jetis, Iptu Muzakki, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula saat Heriyanto (48) dan Toniran (54), keduanya warga Banyuraden, Gamping, Sleman menarik tunai sejumlah uang di dua Bank berbeda.

Dikatakannya, uang yang diambil tersebut adalah milik Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang beralamatkan di Gamping, Sleman.

Usai menarik uang tersebut keduanya hendak kembali ke STPN mengendarai satu unit mobil.

Baca: PSS Sleman Bakal Tunjuk Seto Nurdiantoro Jadi Pelatih Kepala

Dijelaskan Kanit Reskrim, saat itu uang senilai Rp 50 juta dimasukkan ke dalam sebuah tas punggung dan selanjutnya diletakkan dalam mobil yang dikendarai keduanya.

"Sampai di Jalan Gowongan keduanya diberitahu seorang pengendara motor kalau ban mobilnya bocor. Saat itu juga mobil menepi dan keduanya keluar untuk mengecek, ternyata memang bocor dan keduanya mengganti ban untuk melanjutkan perjalanan," katanya, Kamis (17/5/2018).

ketika keduanya keluar dari mobil tersebut kondisi pintu mobil tidak dikunci.

Setelah beberapa menit akhirnya ban mobil selesai diganti, akan tetapi saat kembali ke dalam mobil keduanya tidak mendapati tas punggung berisi uang RP 50 juta.

"Merasa jadi korban pencurian keduanya lapor kepada kami. Saat dicek ban mobil itu bocor karena kena paku payung, masih kami selidiki apakah memang sengaja dipasangi sama pencurinya dan sebelumnya memang diikuti dari Bank," ujarnya.

Disinggung mengenai adanya indikasi keterlibatan pengendara sepeda motor yang memberitahu bahwa ban mobil yang dikendarai korban bocor, pihaknya belum bisa memastikannya.

Mengingat untuk memastikan hal tersebut harus sesuai dengan bukti yang ada.

"Yang jelas masih kita dalami, kami juga akan cari ada tidak rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Kami juga masih kumpulkan keterangan dari saksi-saksi," tandasnya.(Tribun Jogja/rid)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help