Polisi Hentikan Penyelidikan Temuan Kerangka Manusia di Karimun

Untuk mengetahui penyebab kematian korban harus dengan autopsi namun pihak keluarga menolak

Polisi Hentikan Penyelidikan Temuan Kerangka Manusia di Karimun
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTERA
Penemuan kerangka di Karimun, Minggu (14/5/2018) lalu 

Laporan Wartawan Tribun Batam Elhadif Putra

TRIBUNNEWS.COM, BATAM  - Polisi mengehentikan penyelidikan penyebab kematian Gunawan yang saat saat ditemukan hanya tinggal kerangkanya saja.

Kerangka Gunawan ditemukan di Kampung Baru, Desa Tanjungbaerlian Barat, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun pada Minggu (13/5/2018) sore oleh warga yang sedang membersihkan semak.

Kapolsek Kundur Utara/Barat/Belat, Edo Suryanto menjelaskan penghentian penyelidikan disebabkan karena pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya proses autopsi terhadap kerangka Gunawan.'

"Untuk mengetahui penyebab kematian korban harus dengan autopsi. Namun pihak keluarga menolak, sehingga kita hentikan," jelas Edi yang dikonfirmasi pewarta, Kamis (17/5/2018).

Alasan pihak keluarga, lanjut Edi adalah karena telah ikhlas akan kematian korban.

Korban sesndiri disampaikan keluarga telah menghilang sejak dua tahun terakhir.

Saat ini kerangka tubuh korban telah dikumpulkan dan dibawa pulang oleh pihak keluarga.

Baca: Kerangka Manusia Purba di Situs Nyi Subang Larang, Koleksi Baru Museum Subang

"Yang menjemput anak dan istri korban. Jenazahnya sudah dibawa pulang," kata Edi.

Diberitakan sebelumnya, kerangka tubuh Gunawan ditemukan oleh seorang warga sedang membersihkan semak. Kerangka ditemukan di bawah pohon mangga di areal semak.

Berdasarkan identitas ditemukan di lokasi, kerangka tersebut adalah Gunawan warga Selat Panjang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help