Erupsi Merapi

Wilayah Semarang Terdampak Debu Merapi, 21.000 Masker Disiapkan

Dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (1/6/2018) pagi dialami oleh sebagian wilayah Kabupaten Semarang.

Wilayah Semarang Terdampak Debu Merapi, 21.000 Masker Disiapkan
Istimewa
Debu Gunung Merapi di Kabupaten Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN - Dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (1/6/2018) pagi dialami oleh sebagian wilayah Kabupaten Semarang.

Menurut keterangan Heru Subroto, Kepala BPBD Kabupaten Semarang, sebagian besar wilayah Kabupaten Semarang telah terdampak abu vulkanik Gunung Merapi seperti Getasan, Ambarawa, Kaliwungu, Banyubiru, Pringapus, hingga Ungaran.

Menurutnya, rerata ketebalan abu vulkanik yang yang menimpa Kabupaten Semarang terhitung tipis.

Meski begitu, Heru menyatakan ketebalan abu vulkanik bila menimpa kendaraan bermotor, berakibat warna kendaraan bermotor menjadi abu-abu.

"Kami mengimbau pada masyarakat untuk menjaga kesehatan pernapasan akibat abu vulkanik merapi dengan menggunakan masker," pesan Heru.

Heru menambahkan, para kepala desa yang wilayahnya terdampak abu vulkanik dapat mendatangi puskesmas untuk mengambil masker.

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyiapkan 11.000 masker dan BPBD Kabupaten Semarang menyiapkan 10.000 masker yang merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Pihaknya memprioritaskan pembagian masker bagi warga yang terdampak abu vulkanik Gunung Merapi dan pengguna jalan yang melintasi jalan utama Kabupaten Semarang.

"Dampak abu vulkanik tak hanya mempengaruhi kesehatan pernafasan, tapi juga mempengaruhi kesehatan penglihatan dan jarak pandang bagi pengguna kendaraan," imbuh Heru.

Untuk itu ia mengimbau bagi pengguna jalan yang melewati Kabupaten Semarang untuk berhati-hati dalam berkendara. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ini Daerah di Kabupaten Semarang yang Terdampak Abu Merapi, Dinas Kesehatan Siapkan 21.000 Masker

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved