Mengaku Paspor Ditahan Otoritas Australia, Tujuh Warga China Diamankan Polisi Di Perairan Kupang

Tujuh orang Warga Negara Asing (WNA) asal China diamankan aparat kepolisian Direktorat Polair Polda NTT.

Mengaku Paspor Ditahan Otoritas Australia, Tujuh Warga China Diamankan Polisi Di Perairan Kupang
pos kupang.com, gecioa viana
Tujuh WNA asal Beijing-China saat ditahan oleh Aparat kepolisian Direktorat Polair NTT, Kamis (14/6/2018) siang. 

Laporan Reporter poskupang.com, Gecio Viana

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Tujuh orang Warga Negara Asing (WNA) asal China diamankan aparat kepolisian Direktorat Polair Polda NTT.

Mereka diamankan di perairan Air Cina sebelah selatan Tablolong, kabupaten Kupang, Kamis (14/6/2018) pagi.

Baca: Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Di Karanganyar Dikenal Jarang Keluar Rumah

Hal itu disampaikan AKBP Satrya selaku Kasatrolda Ditpolair Polda NTT kepada wartawan di kantor Ditpolair Polda NTT Kamis (14/6/2018) siang.

Satrya menjelaskan, setelah diamankan, ketujuh WNA tersebut dibawa ke dermaga Bolok sekira pukul 07.00 Wita.

Baca: Jeritan Dua Bocah Lihat Sang Ibu Tewas Bersimbah Darah Di Kamar Tidur

"Sementara ini masih dilakukan penyelidikan tentang identitas dan sebagainya serta tujuannya mereka (WNA asal China)," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang diberikan para WNA asal negeri tirai bambu tersebut, mereka berangkat dari China sekitar 10-20 hari yang lalu menuju Jakarta.

Sesampainya di Jakarta, mereka melanjutkan perjalanan ke Makassar, kemudian, lanjut Satrya, dibantu tiga orang ABK melakukan pelayaran dari Makassar menuju Australia.

"Sampai di Australia diamankan polisi perbatasan Australia sehingga langsung dilakukan deportasi. Diamankan pada tanggal 13 Juni 2018 kemarin," jelasnya.

Baca: Menilik Rumah yang Digerebek Densus 88 Di Blitar, Posisinya Berada Di Tikungan Jalan Raya

Ia menjelaskan, saat ditahan pihak kepolisian Australia, paspor dan handphone ketujuh WNA tersebut ditahan.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help