Tenggelam di Pantai Teluk Penyu, Mahasiswa UT Ditemukan 11 Jam Kemudian

Saat ombak berikutnya datang, Dwi mencoba berlari, minta tolong kepada sahabatnya

Tenggelam di Pantai Teluk Penyu, Mahasiswa UT Ditemukan 11 Jam Kemudian
Istimewa
Proses pencarian tubuh Dwi Yanto Primadani (23) mahasiswa UT Bandung hanyut saat mandi di Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah pada Rabu (20/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Tubuh Dwi Yanto Primadani (23), mahasiswa UT Bandung yang tewas hanyut di Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (20/6/2018) kemarin, ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap, Mul Wahyono (40) menceritakan, sejak hanyutnya Dwi pukul 08:00 pagi, tim Pos SAR segera melakukan pencarian.

Tidak kunjung ditemukan, tim kemudian dibagi untuk mencari tubuh di laut dan di pesisir.

"Pukul 19.15 kami berhasil menemukan tubuh korban di pesisir pantai. Ombak membawa tubuh korban ke tepian yang berjarak 70 meter dari lokasi kejadian," kata Mul Wahyono kepada Tribunjateng.com,

Sebelumnya telah diberitakan bahwa kejadiaan naas itu bermula saat Dwi sedang mandi bersama sahabatnya pukul 08.00 WIB pagi.

Besarnya ombak membuat Dwi awalnya tidak menyadari bahwa perlahan dirinya mulai menengah.

Saat ombak berikutnya datang, Dwi mencoba berlari, minta tolong kepada sahabatnya.

"Temannya sudah berusaha mengejar, tapi Dwi semakin ke tengah," tutur Mul kepada Tribun Jateng, Kamis (21/6/2018).

Jenazah Dwi kemudian berhasil ditemukan oleh Pos SAR Cilacap pukul 19.15 WIB.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help